Kebangkitan Yesus Yang Menggoncangkan – Oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya 2,3 Kebangkitan Tuhan Yesus – Minggu, 20 April 2025)

Matius 26:31,32
31 “Maka berkatalah Yesus kepada mereka: “Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai berai. 32 Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea.”

PENDAHULUAN
Dalam Matius 26:31 dengan terus terang Yesus menjelaskan bahwa setiap orang percaya akan mengalami: “goncangan”. Tetapi dalam Matius 26:32 Yesus meneguhkan hati murid-murid agar mereka tidak takut dan gelisah atau gentar menghadapi goncangan itu karena Yesus akan bangkit dari kematian dan Yesus akan mendahului mereka ke Galilea.

Apakah yang dimaksud dengan Yesus mendahului murid-murid ke Galilea? Sebelum kita membahas apa yang Yesus maksud dengan goncangan yang akan dialami murid-mirid Yesus, kita perhatikan terlebih dulu peristiwa yang dicatat dalam Markus.

MURID-MURID DALAM GONCANGAN
Markus 14:43-52.
Saat Yesus bicara dengan murid-murid-Nya di taman Getsemani, Yudas datang dengan serombongan orang bersenjata untuk menangkap Yesus. Yudas mencium Yesus sebagai kode untuk menangkap Yesus. Dan terjadilah keributan, sehingga ada salah seorang murid Yesus yang tak dapat mengendalikan diri sehingga ia memotong telinga hamba Imam Besar, dan dalam Injil Markus 14:50 dikatakan “Lalu semua murid itu meninggalkan Dia (Yesus) dan melarikan diri.”

TIDAK KEBAL GONCANGAN
Ketika goncangan datang menerpa: “Semua murid itu meninggalkan Yesus dan melarikan diri.” Hal ini menjelaskan kepada kita bahwa tidak ada orang yang kebal goncangan, semua tergoncang dan semuanya meninggalkan Yesus.

Apa yang murid-murid akan alami, apabila saat itu merupakan saat yang menentukan bagi murid-murid, artinya:
Siapa yang bertahan -> ia akan selamat
Dan siapa yang tinggalkan Yesus ->binasa!
Dengan demikian semua murid binasa, karena semua meninggalkan Yesus.

Akibat Goncangan

  • Yudas Iskariot – Dari 12 murid Yesus, orang pertama yang digoncang adalah Yudas. Mengapa?

Yudas Iskariot, murid Yesus yang aktif dalam bersosialisasi. Tapi, Yudas Iskariot tidak memiliki daya tahan dalam mengatasi goncangan yang terjadi saat itu.

Matius 26:14-16
Puncaknya, Yudas Iskariot dengan tega mengkhianati Yesus di taman Getsemani.  Sampai saat ini masalah uang, masih menjadi alat yang sangat efektif bagi Iblis untuk menggoncang iman para pengikut Yesus di akhir zaman.

  • Petrus

Ketika Petrus menghadapi goncangan, Petrus tidak sanggup mengalahkan perasaan takut dalam dirinya, sehingga Petrus memilih menyangkal Yesus dari pada ia harus menanggung penderitaan karena mengakui Yesus. Tingkat penyangkalan Petrus, semakin  berat  dan serius. Perhatikan Matius 26:70. Petrus menyangkal Yesus dengan cara pura-pura tidak tahu, tidak mengerti. Kata Petrus: “Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud.”

Matius 26:72
Petrus menyangkal Yesus dan bersumpah, dan berkata: “Aku tidak kenal orang itu…”
Bahkan kalau kita baca dalam Matius 26:74 Petrus sampai berani mengutuki dirinya dan menyampaikan sumpahnya dgn berkata: “Aku tidak kenal orang itu.”

Mengapa Petrus Menyangkal Yesus?
Petrus adalah model murid Yesus yang sombong rohani. Ia merasa dirinya paling rohani, paling hebat dibanding murid-murid lainnya. Saat Yesus bernubuat tentang goncangan yang akan dialami oleh Petrus:
Matius 26:33
Petrus menjawab Yesus dan berkata: “Biarpun mereka semua tergoncang iman-nya karena Engkau, aku sekali-kali tidak.”
Seharusnya Petrus berseru dan berdoa: “Yesus tolong, aku tidak berdaya, kuatkan dan sertai aku…!!!”

  • Orang Muda,

Markus 14:51,52 “Ada seorang muda, yang pada waktu itu hanya memakai sehelai kain lenan untuk menutup badannya, mengikuti Dia. Mereka hendak menangkapnya, tetapi ia melepaskan kainnya dan lari dengan telanjang.”

Melihat murid-murid lari meninggalkan Yesus, anak muda ini kecewa. Mengapa? Sebab itu anak muda ini berusaha untuk mengikut Yesus dan tidak mau menjadi orang yang mengkhianati Yesus. Tetapi ketika orang-orang berusaha untuk menangkap dia, ia ketakutan, melarikan diri dengan bertelanjang.

JUBAH LENAN
Jubah “lenan” adalah jubah atau pakaian yang diperoleh imam lewat proses upacara. 

Seorang imam harus memiliki dua jubah: 

  • Jubah lenan berwarna putih
  • Jubah indah berwarna-warni.

1 Petrus 2:9 kita (orang percaya) ialah: “Imam-imam yang berkerajaan!

Telanjang
Kejadian 2:25 – Telanjang -> Kehilangan Kemuliaan
Yesaya 20:4 – Telanjang  -> Penghinaan
Kisah Rasul 19:16 – Telanjang  -> Kalah/kekalahan

MENGAPA ANAK MUDA LARI?
Anak muda ini tidak bertahan, karena dia ingin mengikut Yesus dengan cara mengandalkan kekuatannya. Tidak mungkin sanggup ikut Yesus dengan mengandalkan: kekuatan, jabatan, kedudukan, kekayaan, uang.

  • Keluarga Kleopas

Lukas 24:13-33
Kleopas dan istrinya adalah pengikut Yesus yang mengasihi dan mempunyai kerinduan untuk ikut dan melayani Yesus. Sebab itu mereka berpindah dari Emaus ke Yerusalem. Tetapi ketika Yesus disalib, mereka mengalami goncangan, sehingga mereka memutuskan untuk tinggalkan Yesus dan tinggalkan kota Yerusalem untuk kembali ke Emaus.

Mengapa Kleopas tinggalkan Yesus ketika mengalami goncangan dalam kehidupannya?
Lukas 24:25
“Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi.”
Kleopas tidak berpegang pada firman Allah sehingga imannya tergoncang -> gagal!

UNTUK JADI KUAT DAN BERTAHAN
Agar kita berdaya tahan dalam menghadapi goncangan, sehingga kita tidak mudah jadi orang yang dengan mudah terbuang, tapi sebaliknya kita menjadi orang yang terpilih menjadi “Pengikut Yesus Yang Sejati.”

Matius 26:32
“Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea.”

Yohanes 21:1-14
Sebenarnya posisi para murid telah menjadi “Pemenang Jiwa, Matius 4:19 “…dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”  Tetapi dalam Yohanes 21:3, Petrus berkata: “Aku pergi menangkap ikan! Disambut murid lain: “kami juga!”

Setelah iman dan komitmen murid-murid terpuruk karena goncangan yang mereka alami Petrus dan rekannya kembali menjadi penjala ikan.

YESUS TUNGGU MURID-MURID-NYA DI PANTAI
Yohanes 21:4-6
Pada saat murid-murid gagal karena tidak mendapat seekor ikan pun, ternyata Yesus sudah mendahului murid-murid-Nya ke Galilea dan menunggu mereka di pantai danau Tiberias.

APAKAH YANG YESUS LAKUKAN BAGI MURID-MURID-NYA?
Yesus berkati murid-murid-NYA secara materi atau jasmani (Jala yang kosong dipenuhi berkat). Tetapi Yesus juga memberkati murid-murid-Nya dengan berkat secara rohani.

Yohanes 21:15-19
Yesus memulihkan Petrus yang putus asa; tidak ada harapan, akibat goncangan yang telah membuat Petrus terpuruk. Tetapi apakah hanya Petrus saja yang Yesus nasehati; kuatkan dan pulihkan?

KEBANGKITAN YESUS
Markus 14:32 Yesus berkata: “Akan tetapi sesudah Aku bangkit…”
Ayat ini menjelaskan bahwa Kebangkitan Yesus akan membawa murid-murid mengalami kemenangan saat menghadapi goncangan demi goncangan.

Apakah “KEBANGKITAN” yang Yesus maksudkan?

Roma 8:11 “Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah mem-bangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.”

Yesus telah bangkit oleh:
Kuasa Bapa yang ada di dalam Yesuslah yang telah membangkitkan Yesus.
Yesus adalah Allah, kuasa Allah yang ada di dalam Yesuslah yang bangkitkan Yesus.
SesuaiRoma 8:11, Yesus bangkit oleh Kuasa Roh Kudus yang ada di dalam diri-Nya.

Apabila Roh Kebangkitan, yaitu Roh Kudus ada dalam diri kita, maka kita jadi “Pengikut Yesus Yang Sejati”, yang tak tergoncangkan!

Contoh: Kisah 5:41
“Rasul-rasul itu meninggalkan sidang Mahkamah Agama dengan gembira, karena mereka telah dianggap layak menderita penghinaan oleh karena Nama Yesus.”

Arsip Catatan Khotbah