KEBANGKITAN YESUS KRISTUS MEMBERIKAN KESELAMATAN TOTAL – oleh Pdt. K. Joseph Priyono (Ibadah Raya 1 Paskah – Minggu, 9 April 2023)

Markus 16 : 1-6

Pendahuluan
Dari tahun ke tahun, kita selalu merayakan paskah yaitu hari kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Namun di pagi hari ini, saya ingin kita semua tidak sekedar memperingati tetapi kita rindu menghayati, menghidupi mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Mengapa? Sebab kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus adalah tumpuan dasar iman orang percaya. Seluruh perjalanan iman, ibadah yang kita lakukan, persembahan yang kita berikan, dan pelayanan yang kita kerjakan menjadi berarti karena kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Tidak ada kebangkitan tanpa kematian, tetapi kematian tanpa kebangkitan adalah kesia-sian.

Apalah artinya Tuhan Yesus mati di atas kayu salib tetapi tidak hidup kembali? Di dunia ini ada banyak tokoh besar, para pemimpin agama, ada rasul, bahkan ada nabi-nabi, namun mereka telah mati dan tidak pernah bangkit kembali hanya Tuhan Yesus, satu-satunya yang telah mati dan bangkit kembali pada hari yang ketiga.

Mengapa Tuhan Yesus harus bangkit dari kematian?
Sebab Kebangkitan Yesus memberikan keselamatan secara total.

Firman Allah berkata: Roma 6:23  Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Akibat dosa semua manusia berada dibawah ancaman hukuman kematian terutama kematian kekal yaitu api neraka. Dengan segala upaya yang dilakukan manusia, mustahil manusia dapat melepaskan diri dari hukuman kekal, sebab untuk melepaskan manusia dari hukuman kekal harus ada seseorang yang berani mengorbankan dirinya membayar harga tebusan yaitu mengalami kematian. Mungkin ada banyak orang yang berani mati demi masuk sorga, tapi sayangnya tidak seorangpun memenuhi syarat menjadi korban tebusan bagi dosa manusia, karena semua orang telah berdosa. Manusia yang berdosa tidak bisa ditebus oleh manusia yang berdosa. Manusia yang berdosa hanya bisa ditebus oleh pribadi yang tidak berdosa yaitu TUHAN YESUS sendiri.

Di atas kayu salib Tuhan Yesus membayar harga tebusan bagi dosa manusia. Dengan membawa darahNya sendiri, IA masuk ke ruang maha kudus mempersembahan darahNya kepada Bapa di sorga, sehingga manusia mengalami pengampunan dan menerima keselamatan kekal.

Pertanyaannya?
Apakah kematian Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib cukup untuk memberikan pengampunan atas dosa manusia? TIDAK! Pengampunan dosa datang ketika Yesus mati di atas kayu salib, lalu bangkit dari kematian. Kalau pengampunan dosa ditumpukan hanya kepada kematian di salib, maka sepanjang sejarah ada banyak orang yang telah mengalami kematian dengan cara di salib, tetapi kematian mereka tidak dapat menebus dosa, karena mereka semua telah mati dan tidak bangkit lagi. Tetapi Yesus, IA mati di salib dan bangkit dari kematian.

TANPA KEBANGKITAN YESUS KRISTUS, TIDAK ADA KESELAMATAN
1 Korintus 15:17
Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.

Kematian Yesus membayar harga tebusan, oleh darahNya hutang dosa manusia telah lunas dibayar. Tetapi kebangkitan Yesus menyatakan kemenanganNYA atas dosa dan maut. Oleh kebangkitanNYA, Tuhan Yesus mengalahkan, menghancurkan kuasa maut/dosa.

Kalau diibaratkan itu seperti kalau kita membeli sebuah barang di toko. Saat kita membayar harga barang yang kita beli, barang tersebut belum sepenuhnya kita miliki sampai kita menerima barang tersebut dengan tangan kita. Inilah yang saya sebut: Kebangkitan Yesus Kristus memberikan keselamatan total.

  • 1 Korintus 15:55
    “Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?”

Tanda-tanda orang yang mengalami keselamatan total.
1. Hidup sebagai seorang PEMENANG
1 Korintus 15:57
“Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.”

Kemenangan adalah harapan bagi semua orang. Setiap orang ingin mengalami kemenangan dalam menjalani pertempuran kehidupan. Namun sayangnya, banyak orang yang gagal menjadi pemenang karena mengandalkan kemampuan dan kekuatan diri sendiri. Sadarilah kemenangan hanya kita dapatkan saat kita menerima kemenangan Kristus. Tanpa menerima kemenangan dariNya kita tidak akan pernah keluar sebagai pemenang.

Dengan menerima kemenanganNYA, maka kita menjadi LEBIH DARI PEMENANG.

Roma 8:37
Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Kunci kemenangan Kristus
Kunci kemenangan Kristus didapatkan melalui penyerahan total kepada kehendak Bapa. Di taman Getsemani, tiga kali IA berdoa agar cawan penderitaan dilalukan dari diriNya, tetapi Ia berkata: Jadilah kehendakMU. Saat Ia menyerah kepada kehendak BapaNya di sanalah Bapa memberikan kekuatan dan kemampuan untuk menanggung dosa seluruh umat manusia.

Jika kita ingin mengalami kemenangan belajarlah seperti Kristus yaitu menyerah kepada kehendak Tuhan. Biarkan Tuhan yang bekerja di dalam kita dan melalui kita. Seperti kata Paulus dalam Filipi 4:13Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Mengampuni itu sulit, tapi kalau kita di dalam DIA, bisa tidak?
Memberi susah atau gampang? Kalau ada di dalam Tuhan bisa tidak?
Mengasihi orang yang menyakiti, memfitnah, merugikan, mudah atau susah?

Jadilah Pemenang!
Yang bukan hanya mampu mengalahkan lawan yang dihadapi, tetapi terutama mampu mengalahkan diri sendiri.
Yang tetap mengampuni, walau berulang kali disakiti.
Yang tetap mengasihi, walau selalu dilukai.
Yang selalu memberi, walau tak selalu dihargai.
Yang selalu memberkati, walalu selalu dibenci.
Yang tetap rendah hati, walau berada di posisi yang tinggi.

2. Hidup dalam kebenaran.
1 Petrus 2:24
“Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.”

Bukti bahwa kita telah menerima keselamatan total adalah mengalami perubahan hidup, sebab tujuan kematian dan kebangkitanNYA adalah memindahkan kita dari dosa kepada kehidupan yang kekal.

Kisah-kisah di alkitab menunjukan kehidupan orang-orang yang menerima keselamatan total senantiasa hidup dalam kebenaran.
– Zakhesus, Wanita Samaria, Paulus, Murid-murid, dll

Roma 6:17, 18  
Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.
Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

3. Hidup dalam pengharapan
Kematian Tuhan Yesus membuat para muridNya kehilangan harapan. Selama bersama dengan Yesus, mereka melihat dan mengalami berbagai mujizat dilakukanNya. Orang sakit disembuhkan, yang kerasukan setan dilepaskan, badai dibuat tenang, saat orang-orang kelaparan Dia beri makan, bahkan yang matipun dibangkitkan. Melihat apa yang Tuhan kerjakan, hal ini memberikan mereka harapan akan masa depan. Mereka melihat masa depan yang cerah. Tetapi sekarang, semua sirna, hilang seiring kematianNYA. Itulah sebabnya murid-muridNya tercerai-berai, ada yang kembali ke asalnya, ada pula yang kembali melakukan pekerjaan lamanya.

Syukur kepada Tuhan berita kebangkitanNya telah membangkitkan harapan mereka yang telah hilang. Yesus hidup, DIA bangkit dari kematian untuk memberikan harapan masa depan.

Roma 6:9
Karena kita tahu, bahwa Kristus, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia.”

Penutup
Tuhan Yesus telah mati untuk menebus dosa kita, namun bangkit kembali pada hari ketiga. DIA hidup, DIA tidak mati selamanya. Ketahuilah, sebab Yesus hidup, maka Dia tahu apa yang kita perlu. Sebab Yesus hidup, DIA mengerti yang kita alami. MataNya memperhatikan kita, tanganNya berkuasa menolong kita dan telinga mendengarkan seru doa kita. Tuhan memberkati – KJP!

Arsip Catatan Khotbah