SUDAH SELESAI – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya Kematian Yesus – Jumat, 7 April 2023)

YOHANES 19:30
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepalanya dan menyerahkan nyawa-Nya.”

PENDAHULUAN
Urut-urutan 7 (tujuh) ucapan Yesus di kayu salib, ucapan  “Sudah  Selesai!”  merupakan ucapan ke-6 (enam) dari 7 (tujuh) ucapan Yesus di kayu salib. Adapun urut-urutan ke-7 (tujuh) ucapan Yesus adalah sebagai berikut:

1. “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Lukas 23:34.
2.  “Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” Lukas 23:39-43.
3.  “Ibu, inilah anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Yohanes 19:25-27.
4.  “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Matius 27:46.Seruan pertanyaan Yesus kepada Bapa: “Mengapa Engkau meninggalkan Aku…?
5.   “Aku haus!” Yohanes 19:28. Sebagai Allah yang jadi manusia, Yesus minta minum.
6. “Sudah selesai!” Yohanes 19:30
7.  “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserah-kan nyawa-Ku.” Lukas 43:46.

SUDAH SELESAI
Dari 7 (tujuh) ucapan Yesus di atas kayu  salib, ucapan yang ingin kita bahas ialah ucapan: “Sudah Selesai” Yun “τετελεσται – Tetelestai” yang artinya, sama persis seperti yang dicatat dalam Yohanes 19:30.

Tetapi, sangat disayangkan, ada orang  yang secara sengaja telah mengartikan ucapan “Sudah Selesai” yang Yesus ucapkan ini, dengan pengertian yang salah bahkan sangat menyesatkan!

Mereka artikan ucapan Yesus yang ke-6 (keenam): “Sudah Selesai” artinya… “Saya Sudah Selesai!”. Sekilas, kedua kalimat di atas itu sama, atau tidak ada bedanya. Tetap pengertiannya sangat jauh berbeda.

UCAPAN YESUS YANG KEENAM
Pada saat Yesus terpaku di kayu salib dan mengucapkan ucapan ke-6 (enam). Di Alkitab bahasa Yunani, tidak ditulis kata: Aorist atau Etelesthe yang artinya: “Aku telah kerjakan tugas-Ku…”

TETELESTAI
Kata “Sudah Selesai” yang Yesus ucapkan pada ucapan-Nya yang ke-6 (enam), dalam bahasa Yunani dipakai kata: “TETELESTAI” (τετελεσται) yang diterjemahkan Alkitab terjemahan baru dipakai kata: “Sudah Selesai!” dan dalam Alkitab versi Kings James, dipakai kata: “It Is Finished”, semuanya berasal dari kata kerja: TELEÔ (τελεω) yang artinya mencapai tujuan akhir, atau menyelesaikannya hingga tuntas atau sempurna.

YESUS MENYELESAIKAN KESELAMATAN
Sebagai contoh atau bukti bahwa Yesus:
Telah mencapai tujuan akhir atau Telah menyelesaikan jalan keselamatan itu hingga selesai atau sempurna
Mari kita mulai dari:
Kejadian 3:23
“Lalu Tuhan Allah mengusir dia (Adam-Hawa) dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah  dari mana ia diambil.”

Kejadian 3:24
“Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke  pohon kehidupan.”

MANUSIA PERTAMA JATUH DALAM DOSA
Pada saat manusia jatuh dalam dosa, manusia tidak boleh dan tidak berhak lagi untuk mendiami Taman Eden. Mengapa?  Taman Eden adalah taman Allah yang kudus, yaitu sebagai tempat pertemuan antara Allah dengan manusia. Allah mengusir Adam dan Hawa oleh karena Allah mengasihi Adam dan Hawa, juga keturunan Adam dan Hawa, yaitu semua umat manusia yang ada di muka bumi ini.

JAWABANNYA: Allah usir Adam dan Hawa dari Taman Eden karena Allah tak mau Adam dan Hawa dan umat manusia yaitu keturunan Adam-Hawa harus mengalami kebinasaan kekal di dalam api neraka. Mengapa? Pada saat Adam-Hawa masih kudus dan hidup di Taman Eden, Adam Hawa bisa melanggar perintah Allah dengan makan buah Pengetahuan Baik dan Jahat. Bagaimana bila Adam-Hawa yang sudah berdosa, dan hidup di Taman Eden? Dengan mudah Adam-Hawa akan petik dan makan buah Pohon Kehidupan yaitu buah dari pohon yang ada di tengah Taman Eden.

Dan apa jadinya bila hal ini terjadi?
Adam-Hawa akan hidup kekal (akibat buah pohon kehidupan) dan manusia akan hidup selamanya (kekal). Tetapi Adam-Hawa hidup kekal dalam dosa atau dosa kekal yang tidak dapat diampuni dan dipulihkan kembali untuk diselamatkan tetapi alami KEBINASAAN KEKAL.

KERUB DENGAN PEDANG DI TANGAN
Sebab itu, selain mengusir Adam dan Hawa dari dalam Taman Eden, Allah juga menaruh beberapa kerub dengan pedang yang menyala-nyala dan terus diayunkan atau dilayangkan ke pintu atau jalan menuju ke Taman Eden.

DI LUAR TAMAN EDEN
Sejak Adam dan Hawa diusir dari Taman, maka seluruh umat manusia yaitu keturunan Adam dan Hawa berada di luar Taman Eden. Dan semua umat manusia yang ada di bumi ini dalam batinnya ada suatu kerinduan yang besar untuk bisa kembali ke Taman Eden.

SOLUSI UNTUK KEMBALI KE TAMAN EDEN
Tidak ada seorang pun manusia di dunia ini yang sanggup masuk untuk menikmatimulia dan indahnya Taman Eden dengan usahanya sendiri. Karena semua manusia telah berdosa dan harus binasa dimakan pedang murka Allah yang ada di tangan para kerub. Karena tidak ada seorangpun yang bisa membuka jalan bagi umat manusia untuk dapat masuk kembali ke Taman Eden. Maka oleh karena kasih Allah yang begitu besar kepada umat manusia yang sedang diancam kebinasaan di luar Taman Eden, Allah mengutus Anak-Nya Yang Tunggal.

Roma 3:23,24
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah di-benarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.”

MAKAN MINUM PERJAMUAN TUHAN
Sebab itu, mengapa kita bukan saja secara rutin Makan Minum Perjamuan Tuhan tetapi kita juga harus makan dan minum Perjamuan Tuhan dengan sepenuh hati dan dengan pengertian sehingga Tanda Penebusan Darah Yesus itu ada dalam diri kita.

Arsip Catatan Khotbah