KEHILANGAN SESUATU YANG BERHARGA– oleh Pdt. Samuel Julianto Suwondo, S.Pd – GPdI Hagios Yogyakarta (Ibadah Raya 2 – Minggu, 11 Mei 2025)

Lukas 15:4, 8, 24
4 ”Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? 8”Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? 24 Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.

DOMBA
Berbicara tentang :
– Kehilangan jiwa
– Kehilangan binatang sebagai korban untuk dipersembahkan

KORBAN
Korban Bakaran
1. Imamat 1:10-13, Korban Keselamatan
2. Imamat 3:6-11, Korban Penebus Salah
3. Imamat 5:1-6:7, Korban Penghapus Dosa
4. Imamat 4:32-35

Contoh:
1. Kejadian 3:21 – Habel dan Kain
2. Kejadian 4:4 – Adam dan Hawa
3. Kejadian 22:13 – Abraham

KEHILANGAN
Domba memiliki arti:

  • Kehilangan keinginan untuk berkorban
  • Kehilangan keinginan untuk bayar harga

Contoh Alkitab
Yunus – Kehilangan keinginan berkorban untuk bersaksi
Demas – Kehilangan keinginan berkorban untuk melayani Tuhan
Yudas – Kehilangan keinginan berkorban untuk memberi
Yesus – Mengorbankan diri dengan mati di salib
Petrus dan Yohanes – Berkorban dengan meninggalkan perahu dan keluarganya
Abraham – Mengorbankan Ishak sebagai persembahan terbaik
Paulus – Mengorbankan semua kedudukan dan kenyamanannya

Jangan biarkan domba itu hilang
Berbicara tentang kehilangan keinginan untuk memberikan korban persembahan yang terbaik kepada Tuhan.

Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Apa yang harus kita persembahkan? Persembahkanlah hidup, tubuh, hati, pikiran, waktu, energi, berkat.

  • Koin
    Satu koin senilai dengan satu hari gaji, taruhannya adalah hidup atau mati. Seorang wanita harus mencarinya dengan serius. Karena jika tidak, keluarganya tidak akan makan.
  • Ikat Kepala
    Menunjukkan bahwa seorang wanita sudah menikah. Kehilangan koin akan merusakkan keindahannya dan mempermalukan wanita itu. Ikat kepala ini senilai dengan cincin kawin. Oleh sebab itu jika kehilangan koin itu, harus dicari dengan sungguh-sungguh. Karena itu adalah hadiah dari pasangannya.

Kehilangan koin
berbicara tentang kehilangan sesuatu yang paling indah dan terbaik yang merupakan hadiah dari Tuhan (urapan Roh Kudus)

Lukas 11:13
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Yohanes 14:16
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

Hakim Simson, I Samuel 16:14
Raja Saul, Hakim-Hakim 16:20
Raja Daud, Mazmur 51:13
Jangan kehilangan urapan Roh Kudus, penuhlah selalu dengan Roh Kudus.

Anak
Adalah sesuatu yang sangat berharga. Seseorang yang pernah kebakaran tokonya berkata: “tidak apa-apa kehilangan semuanya, kecuali istri, anak, dan harapan.”

  • Kehilangan anak berarti kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam hidup ini yaitu KEHILANGAN KASIH

KEHILANGAN KASIH
1. Berdampak pada gairah & semangat kerjanya
2. Berdampak pada tumbuhan
3. Berdampak pada keharmonisan keluarga
4. Berdampak pada hewan peliharaan

LOST LOVE = LOST EVERYTHING
Kehilangan sukacita, damai sejahtera dan kebahagiaan dalam hidup ini

Jangan Kehilangan:
– Kasih kepada Tuhan
– Kasih dalam keluarga
– Kasih kepada sesama manusia
– Kasih kepada diri sendiri

Mobil : Kehilangan mesinnya
Pelangi : Kehilangan warnanya
Gula: Kehilangan manisnya
Bunga: Kehilangan wanginya
Garam: Kehilangan asinnya
Api: Kehilangan panasnya
Lampu: Kehilangan cahayanya
Manusia: Kehilangan kasihnya

Jika kita kehilangan kasih kepada Tuhan:
– Kita tidak suka membaca firman-Nya
– Kita malas beribadah
– Kita tidak suka berdoa
– Kita tidak mau melayani
– Tidak betah di rumah, kehilangan sukacita, damai, dan kebahagiaan. Rumah seperti neraka jika kehilangan kasih dalam keluarga.

Arsip Catatan Khotbah