KELUARGA YANG DIPELIHARA TUHAN – oleh Pdt. Samuel Julianto Suwondo, S.Pd – GPdI Hagios Yogyakarta (Ibadah Raya 3 – Minggu, 11 Mei 2025)

Kejadian 6:9
Inilah riwayat Nuh:
Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya.

Kejadian 11:7
Karena iman, maka Nuh – dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan – dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya;

Nuh hidup bergaul dengan Allah, hidup benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya. Kepala keluarga yang takut Tuhan, mengutamakan Tuhan, tidak bercela dan benar, hidup bergaul erat dengan Tuhan, pasti keluarganya dipelihara Tuhan.

HAL YANG PERLU DITERAPKAN AGAR KELUARGA KITA DIPELIHARA TUHAN
1. Tidak kompromi dengan dosa dalam rumah tangga
Kejadian 6:9
Inilah riwayat Nuh:
Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya.

Keluarga tidak kompromi dengan dosa, adalah keluarga yang tidak mau memberi tempat pada Iblis, tidak mendua hati, dan sebagainya, seperti perzinahan, percabulan, perselingkuhan, pemujaan berhala, perdukunan, perklenikan, minta persetujuan paranormal, perselisihan, kebencian, sakit hati, iri hati, kepahitan.

Galatia 5:19-20
19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,

Nuh dan keluarganya hidup kudus, tak bercacat cela.

2. Intim dengan Tuhan
Kejadian 6:9 – Nuh hidup bergaul dengan Allah

NUH PRIBADI YANG INTIM DENGAN TUHAN
Selalu menyertakan dan mendahulukan Tuhan dalam keluarganya. Keluarga Nuh selalu menghadirkan Tuhan di dalamnya, tidak mau mendahului Tuhan, tetapi selalu mendahulukan, memprioritaskan, mengutamakan Tuhan.

Kejadian 8:20
Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi Tuhan; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.

Yakobus 4:15
Sebenarnya kamu harus berkata: ”Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”

Matius 6:33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Keluarga yang dipelihara Tuhan adalah keluarga yang selalu intim dengan Tuhan dan mengutamakan Tuhan. Mengutamakan Rumah Tuhan terlebih dahulu daripada rumah sendiri.

APLIKASI
Setiap pengambilan keputusan : baik kuliah, kerja, cari jodoh, pendirian klinik dan apotek, pendirian HSOL maupun pembangunan gereja; tidak ada satu proyek pun yang gagal, apabila kita selalu menyertakan dan menyerahkan semua rencana kita ke dalam tangan Tuhan (sekolah alkitab  – pembangunan gereja)

3. Beribadah dan melayani bersama dengan keluarga
Kejadian 6:18, 7:1,7,13
18 Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu. 1 Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Nuh: ”Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini. 7 Masuklah Nuh ke dalam bahtera itu bersama-sama dengan anak-anaknya dan isterinya dan isteri anak-anaknya karena air bah itu. 13 Pada hari itu juga masuklah Nuh serta Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh, dan isteri Nuh, dan ketiga isteri anak-anaknya bersama-sama dengan dia, ke dalam bahtera itu

Nuh dan keluarganya beribadah, melayani Tuhan, dan membangun bahtera.

Yosua 24:15
Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada Tuhan, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan!”

Arsip Catatan Khotbah