Keluaran 12:11
“Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi Tuhan.”
PENDAHULUAN
Secara garis besar, ada tiga Hari Raya yang dirayakan bangsa Israel dan pengikut Yesus, antara lain:
1.Hari Raya Paskah (Tanggal 14, pada bulan yang pertama), Keluaran 12:14.
2.Hari Raya Pentakosta (Hari Raya Tujuh Puluh Minggu, Keluaran 34:22).
3.Hari Raya Pondok Daunan (Tanggal 15 bulan ke-7 Imamat 23:34).
Bagi kita, sebagai Israel rohani ada 2 Hari Raya yang sudah digenapi :
1.Paskah (kematian dan kebangkitan Yesus)
2.Hari Pentakosta, pencurahan Roh Kudus.
Dan yang belum digenapi adalah:
3.Hari Raya Pondok Daun-daunan.
PERBEDAANNYA
Tapi bangsa Israel sampai sekarang masih merayakan ketiga Hari Raya tersebut namun dirayakan secara simbolik saja; gambaran atau analogi yang belum digenapi. Mereka merayakan karena mereka tidak percaya bahwa Yesus sebagai penggenapan Mesias.
PASKAH
Perayaan Paskah pertama dirayakan bangsa Israel di Mesir, sebelum Israel keluar dari Mesir, Keluaran 12:11. Caranya…
- Tanggal 10 bulan pertama tiap kepala keluarga harus memilih seekor domba jantan yang berusia 1 tahun, tidak bercela untuk dipersembahkan kepada Tuhan.
- Kepala keluarga memperlihatkan domba yang akan disembelih keseluruh keluarga dan menyimpannya selama 4 hari, sampai tanggal 14.
- Lalu pada tanggal 14 senja hari, domba dipotong, kemudian darahnya ditampung dibokor, kemudian digosokkan di ambang dan tiang pintu.
Setelah itu, daging domba diolah, dibakar, dan dimakan sekeluarga. Sehingga pada tengah malam, malaikat maut akan datang dan tiap rumah yang tidak ada tanda darahnya, akan alami kematian anak sulung. Malam itu bangsa Israel menggenapi firman dalam:
Imamat 25:38 “Akulah Tuhan, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, untuk memberikan kepadamu tanah Kanaan, supaya Aku menjadi Allahmu.”
BANGSA ISRAEL
Sampai kini, Israel masih merayakan Paskah simbolik (harafiah), seperti ketika di Mesir dulu. Artinya, secara kebangsaan Israel tidak mau percaya atau menolak (tidak mau mengaku) Yesus sebagai Mesias atau penebus mereka.Mereka tetap menantikan Mesias yang lain. Sebab itu, kalau kita baca Imamat 25:38, bangsa Israel secara jasmani atau secara kebangsaan,sebenarnya belum mengalami penggenapan ayat ini. Sebab itu, Rasul Paulus menjelaskan tentang bangsa Israel seperti yang rasul Paulus katakan dalam, Roma 11:25-28.

ISRAEL ROHANI
Tapi, sebagai Israel rohani, kita yakin Paskah rohani telah digenapi saat Yesus mati di kayu salib 2000 tahun lalu, tetapi kita mengalami penggenapan Paskah secara pribadi dalam hidup kita saat kita terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat di hati kita. Sebagai pengikut Yesus yang sejati, kita hidup dan mengalami Paskah yang sebenarnya dalam hidup kita. Paskah bukan perayaan yang kita lakukan setahun sekali, tapi kita setiap hari.
GARIS BESAR PERAYAAN PASKAH
Sebelum kita pelajari perayaan ROTI TIDAK BERAGI, lebih dahulu kita pelajari PASKAH seperti ditulis dalam, Keluaran 12:3-14.
- Menyembelih domba pada senja, tanggal 14.
- Membubuhkan darah domba pada tiang dan ambang tiap-tiap pintu rumah kita
- Makan daging domba dengan roti tak beragi.
- Pada malam itu, Allah akan mendatangi tanah Mesir, dan tiap rumah orang Mesir yang tidak memiliki tanda darah di rumah nya akan alami kematian anak sulung.Ini adalah ketetapan Paskah bagi Israel.
HARI RAYA ROTI TIDAK BERAGI
Besok hari, setelah Paskah dirayakan tepatnya tanggal 15 – 22, selama 7 hari, bangsa Israel rayakan Hari Raya Roti Tidak Beragi. Selama 7 hari bangsa Israel tidak boleh simpan dan makan yang beragi.
ARTI ROHANI
Setelah Hari Raya Paskah, makadilanjut ROTI YANG TIDAK BERAGI, punya arti rohani bagi yang percaya kepada Yesus: setiap orang yang disucikan oleh Darah Anak Domba Allah yaitu Tuhan Yesus diatas kayu salib, mulai pada saat itu, kita harus hidup kudus dari semua kejahatan.
1 Korintus 5:7
“Buanglah ragi (dosa) yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi (bebas dari dosa). Sebab anak domba Paskah kita (Tuhan Yesus) juga telah disembelih, yaitu Kristus.”
BANGSA ISRAEL
Dalam Keluaran 12:15, bangsa Israel merayakan Hari Roti Tidak Beragi selama 7 hari.
Selesai 7 hari hidup tanpa ragi, pada hari selanjutnya, bangsa Israel bebas makan ragi sampai pada perayaan Paskah pada tahun berikutnya.
BANGSA ISRAEL ROHANI
Tetapi bangsa Israel Rohani yaitu Pengikut Kristus kita tetap merayakan hari raya yaitu kita merayakan Hari Raya Roti Tidak Beragi yaitu bebas dari semua dosa dan kejahatan bukan hanya selama 7 hari, tapi selama 7 hari dalam arti rohani, yaitu menjadi Pengikut Yesus Yang Sejati; Gereja Sempurna; Mempelai Wanita Kristus yaitu Hawa Yang Akhir, di mana kita jadi sempurna dan segambar dengan Tuhan Yesus Kristus, Roma 9:29.
Bila oleh karena kelemahan kita dan kita tersandung dan jatuh dalam dosa, maka 1 Yohanes 1:9 katakan :
“Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”