Kemuliaan Allah dalam Diri Saya – Oleh: Pdt. K. Hani Paulus (Ibadah Raya 1 – Minggu, 17 Juli 2022)

Mazmur 8:6  Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. 

Allah di surga memberikan sifat-sifatNya untuk kita memerintah di bumi.

Inilah keberadaan Manusia sebelum jatuh ke dalam dosa.

  • Hampir sama seperti Allah (A little lower than God)
    • Punya kekuasaan yang seperti Allah
    • Punya sifat-sifat Allah
    • Hanya Allah berkuasa dan memerintah di surga, manusia berkuasa dan memerintah di bumi
  • Telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. 
    • Ada Mahkota Kemuliaan dan Hormat yang diberikan kepada manusia
    • Kej 1:26  Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 
    • Kej 1:28  Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” 
  • Menaklukkan bumi adalah kepenuhan kemuliaan Allah.
    • Kej 9:2  Akan takut dan akan gentar kepadamu segala binatang di bumi dan segala burung di udara, segala yang bergerak di muka bumi dan segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah semuanya itu diserahkan. 
    • Kej 9:3  Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau. 

Manusia Kehilangan Kepenuhan Kemuliaan Allah

  • Manusia kehilangan Taman Eden, •Kesuciannya, •Roh Kudus, •Kepenuhan Kemuliaan Allah, •Kekuasaan atas Bumi, •Pengertian Tujuannya di bumi
  • Rom 3:23 TB. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 
  • hustereō (hoos-ter-eh’-o)
    • di belakang, menjadi miskin, jatuh, kekurangan, menderita, ingin, menjadi lebih buruk.

TL: sebab sekaliannya sudah berbuat dosa dan kurang kemuliaan daripada Allah, 

  • Manusia tidak kehilangan kemuliaan Allah sama sekali tetapi kehilangan kepenuhan Kemuliaan Allah
    Akan sangat fatal jika manusia mengambil kemuliaan untuk dirinya sendiri, mau menonjolkan dirinya sendiri.

Kemuliaan

  • Bahasa Ibrani = Kabod = Berat, Berbobot – Dengan mulia, kemuliaan, terhormat.
  • Bahasa Yunani = Doxa = Martabat/ Harga diri, mulia, hormat, pujian, penyembahan
  • Kepenuhan atau Bobot Penuh dari sesuatu atau seseorang

Kalau mengacu kepada Kemuliaan Tuhan berarti Manifestasi dari Tuhan yang terlihat (Tuhan menyatakan diri-Nya dalam seluruh kepenuhan-Nya). Kita bisa melihat dalam Keluaran 33:18-23 dimana Tuhan memperlihatkan kemuliaanNya kepada Musa. Namun hanya bagian belakang dari Tuhan yang bisa kelihatan, wajahNya tidak karena manusia sudah tidak bisa melihat kemuliaan Allah sepenuhnya.

Kemuliaan Allah atas Ciptaan
Mazmur 19:2  Langit menceritakan (Memperlihatkan- Memamerkan) kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;

  • Kualitas kreatif Tuhan diperagakan 
    Kemuliaan Allah diperlihatkan kepada semua ciptaan-Nya, namun itu ternyata berbeda-beda satu dengan yang lainnya.
  • Yesaya 6:3, Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” 
  • Kemuliaan Tuhan atas hidup Manusia
    • Mazmur 139:13-16
    • https://youtu.be/8Are9dDbW24
  • Ciptaan memanifestasikan kemuliaan Tuhan

4 Prinsip Kemuliaan dalam Ciptaan

  1. Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan kemuliaan (tinggal di dalamnya)
    1 Kor 15:40  Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi. 

1 Kor 15:41  Kemuliaan matahari lain daripada kemuliaan bulan, dan kemuliaan bulan lain dari pada kemuliaan bintang-bintang, dan kemuliaan bintang yang satu berbeda dengan kemuliaan bintang yang lain. 

2. Tuhan menciptakan segala sesuatu untuk menyatakan kemuliaan-Nya
Kejadian 1: “Jadilah demikian”, Ayat. 11, 14-15, 24, 30

Segala yang Allah ciptakan itu “terjadi demikian” sesuai yang Ia kehendaki, agar kemuliaan Allah dinyatakan.

3. Tuhan senang ketika kemuliaan-Nya terlihat (pada ciptaan)
Tuhan senang dan mengekspresikan kesenangan ini lewat perkataan – dan melihat “semuanya baik”(Ay. 4, 10b, 12b, 18b, 21b, 25b, 31).

Allah senang akan segala sesuatu yang baik, Ia senang ketika kita melakukan segala hal yang baik.Tuhan senang ketika ciptaan-Nya memanifestasikan kemuliaan mereka sekaligus kemuliaan-Nya.

4. Tuhan menciptakan manusia sebagai pernyataan tertinggi dari kemuliaan-Nya
Untuk berkuasa dan memerintah bumi ini dan memanifestasikan kemuliaan manusia sepenuhnya bagi Kemuliaan Nama-Nya.

Yesus telah memberikan teladan kepada kita bagaimana seharusnya kita memerintah, yaitu memerintah apa yang sudah Ia lakukan dan melakukan itu dengan kerendahan hati jadi bukan memerintah dengan seenaknya.
Dosa yang menyebabkan kita tidak lagi mencerminkan kemuliaan kita bagi Dia.

Yang  terutama penyebabnya adalah penyembahan berhala.
Mazmur 106:20 (TB)  mereka menukar Kemuliaan mereka dengan bangunan sapi jantan yang makan rumput.

Jer 2:11  pernahkah suatu bangsa menukarkan allahnya meskipun itu sebenarnya bukan allah? Tetapi umat-Ku menukarkan Kemuliaannya dengan apa yang tidak berguna. 

Jika kemuliaan seekor burung = terbang, kemuliaan seekor ikan adalah berenang, kemuliaan sebuah benih adalah sebuah pohon, kemuliaan manusia = ? 

2 Korintus 3:18 (TB)  Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Menjadi serupa dan segambar dengan Tuhan yaitu mulia dalam keserupaan Rohani dalam sifat dan karakter-Nya.

Roma 8:29 (TB)  Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Kita dapat memenuhi tujuan Tuhan sebagai pembawa kemuliaan Tuhan hanya selama kita Hidup dalam lingkungan yang benar dan mempertahankan hubungan yang benar dengan Dia = itulah penyembahan sejati. Amen!

Tuhan Yesus memberkati

Arsip Catatan Khotbah