KETIKA ALLAH MENYATAKAN KEDAULATAN-NYA – oleh Pdt. Hani Paulus (Ibadah Raya 3 – Minggu, 28 Mei 2023)

Zakharia 11 : 1 – 3
Bukalah pintu-pintumu, hai libanon,supaya api dapat memakan pohon-pohon arasmu. merataplah, hai pohon sanobar, sebab sudah rebah pohon aras dan sudah dirusakkan pohon-pohon yang hebat! Merataplah, hai pohon-pohon tarbantinbasan, sebab telah ratahutanyang lebat itu! dengar, para gembala meratap! Sebab kemegahan mereka sudah dirusakkan. Dengar, singa-singa mengaum! Sebab sudah dirusakkankebanggaan sungai yordan.

PENDAHULUAN
Ay. 1 Tentang Libanon dan pohon – pohon aras yang ada di sana
Pohon Aras di Libanon melambangkan Raja Asyur dengan kekuasaannya yang begitu megah pada masanya.

Ay. 2 Tentang pohon Sanobar dan pohon Tarbantin Basan
Semua bangsa – bangsa beserta pemimpin – pemimpin bangsa yang bernaung di bawah kekuasaan Asyur, yang mengandalkan Asyur seakan – akan ialah Tuhan yang memegang kuasa atas bumi ini.

Ay. 3 Tentang para gembala dan singa – singa
Ini merupakan sebuah metafora atau kata – kata khiasan yang menunjukan sebuah perbandingan dengan tujuan makna yang sama.

Pembahasan
Mengapa hukuman Allah jatuh kepada bangsa Asyur ?
– Yehezkiel 31:10 – 11 Bangsa Asyur menjadi sangat sombong dan bertindak sesuka hati mereka.
– 2 Raja-raja 19:37a Raja Asyur tidak menyembah Tuhan yang benar tetapi berhala di kuil Nisrokh

Apa pelajaran rohani bagi kita?
– Kedaulatan Tuhan tidak dapat ditandingi oleh bangsa atau penguasa yang ada di dunia ini, Yesaya 43:13
– Tuhan  pasti menghukum orang yang tinggi hati dan yang tidak mau datang bernaung di bawah kedaulatan-Nya, Amsal 16:5

Bagaimana sikap kita menanggapi Firman Tuhan ?
– Menjadi umat Tuhan yang mengerti bahwa Tuhan memiliki kedaulatan penuh dalam kehidupan ciptaan-Nya, jadi sebagai umat-Nya kita harus tunduk pada kedaulatan Allah.
– Jadilah umat Tuhan yang tau merendahkan hati di hadapan Tuhan
– Jangan mengandalkan manusia tetapi andalkanlah Tuhan dalam kehidupan kita

Kesimpulan
Kedaulatan Allah tidak dapat ditandingi oleh manusia itu sebabnya janganlah kita hanya terpusat pada kekuatan manusia dan kemudian menjadi tidak peduli dengan Allah yang seharusnya berdaulat dalam hidup kita, yang seharusnya menjadi pemimpin dan segalanya dalam hidup kita. apapun yang kita hadapi dalam hidup ini jadikanlah Tuhan sebagai pemimpin tertinggi hidup kita, sebagai satu – satunya tempat kita bernaung .

Nahum 1:7
TUHAN itu baik;Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan;Ia mengenalorang-orang yang berlindung kepada-Nya

Arsip Catatan Khotbah