KONSEKUENSI APABILA JEMAAT DI SARDIS TIDAK MAU BERTOBAT – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya 1,3 – Minggu, 15 Oktober 2023)

Wahyu 3:1-6

PENDAHULUAN
Dalam Wahyu 3:1,2 dalam pandangan Yesus (Kepala Gereja; Allah Yang Maha Tahu dan Maha Sempurna), semua pekerjaan dan kegiatan yang dilakukan jemaat Tuhan di Sardis, terlihat hidup, tetapi sebenarnya adalah mati. Yesus sebagai Allah Yang Sempurna, dan juga sebagai Allah yang penuh dengan Belas Kasihan, Yesus tidak hanya memberi nasihat tetapi Yesus juga memberi pengampunan kepada jemaat-Nya yang ada di Sardis.

Wahyu 3:3
“Karena itu ingatlah bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya, turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.”

Dari Wahyu 3:3, kita bisa simpulkan bahwa:
Ada kewajiban yang harus dilakukan oleh jemaat di Sardis dan ada konsekuensi yang jemaat Sardis harus tanggung bila mereka tidak lakukan yang Yesus perintahkan kepada mereka.

Wahyu 3:3a “Karena itu ingatlah bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya, turutilah itu dan bertobatlah!..”

Perhatikan! Ada dua hal yang harus dilakukan oleh jemaat di Sardis, yaitu “turutilah” dan “bertobatlah”.

Wahyu 3:3b
“Karena jikalau engkau tidak berjaga jaga, Aku (Yesus) akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.”

Bila belas kasihan Allah sudah diberikan dan jemaat Sardis sudah diperingatkan Yesus, tetapi jemaat Sardis tetap tidak mau lakukan perintah Yesus dan tetap tidak bertobat maka Yesus akan datang seperti pencuri. Dan apakah maksudnya itu?

TIDAK MENURUT DAN TIDAK BERTOBAT 
Wahyu 3:3a “Karena itu ingatlah bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya, turutilah itu dan bertobatlah!..” Dari peringatan Yesus kepada jemaat di  Sardis ini, bisa kita simpulkan bahwa konsekuensi bila tidak mau bertobat

Apa konsekuensi yang kita terima, bila kita tidak ikut perintah Yesus dan tidak bertobat?

Wahyu 3:3b
“Karena jikalau engkau tidak berjaga jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.”

Apa maksud YESUS DATANG SEPERTI PENCURI?
Kedatangan Yesus seperti pencuri dicatat oleh firman Allah dalam 2 (dua) hal atau 2 (dua) peristiwa yaitu:
1. Kepada semua orang, yaitu kepada orang yang tidak percaya dan juga kepada orang yang percaya. Orang yang tidak percaya dapat kita lihat dari peristiwa kematian Herodes karena ucapannya, Kisah 12:20-23.

2. Kepada orang percaya, peristiwa ini terjadi atas izin Allah untuk mengingatkan kita agar kita tidak menganggap remeh kasih karunia Tuhan atau keselamatan yang Tuhan sudah anugerahkan kepada kita.

CONTOH: Jemaat di Sardis
Wahyu 3:3 Dan, hal ini tidak terjadi menjelang kedatangan Yesus kedua kali saja, tapi hal ini sudah terjadi sejak zaman gereja mula-mula.

Firman Allah, mencatat hal ini untuk mengingatkan kita, agar selama kita hidup di dunia ini, hidup rohani kita dan pengiringan kita kepada Yesus, tidak bertentangan tetapi sesuai dengan Firman Allah, yaitu hidup sesuai jalan Tuhan Yesus. Maka, kepada orang Kristen seperti jemaat di Sardis, Yesus bisa datang sewaktu-waktu seperti kedatangan seorang pencuri yang datang dengan tidak kita sangka-sangka.

Contoh: Kisah Ananias dan Safira. (Kisah Rasul 5:1-11).

SAAT PERANG HARMAGEDON
Demikian juga, Yesus akan datang seperti pencuri kepada semua orang berdosa, pada saat kedatangan Yesus kedua, yaitu pada suatu peristiwa yang disebut dengan istilah: Perang Harmagedon.

Wahyu 16:15,16
“Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya. Lalu ia (antikristus) mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.”

Peristiwa yang disebut dengan istilah:
“Perang Harmagedon” ini, peristiwa ini akan terjadi saat Yesus datang kedua kali, tepatnya di akhir masa pemerintahan Antikristus, 3,5 tahun, Wahyu 19:11-21.

Sebelumnya, Antikristus memerintahkan seluruh pemimpin negara di dunia datang ke Harmagedon beserta dengan pasukan elitnya lengkap dengan senjata tercanggih yang mereka miliki dan mereka begitu yakin, dengan tentara dan senjata lengkap yang canggih itu dengan mudah mereka akan menghabisi Yesus dengan tentara sorga-Nya.

Tetapi perhatikan!
Wahyu 19:20
“Maka tertangkaplah binatang itu dan  bersama-sama dengan dia nabi palsu yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu yang telah menyembah patungnya. Kedua nya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.”

Wahyu 19:21
“Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka.”

Arsip Catatan Khotbah