Membangun Manusia Seutuhnya (bagian 2: JIWA) – Oleh Pdt. Hani Paulus ( Ibadah Raya 1-Minggu, 20 Maret 2022)

1Tes 5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Membangun Manusia Seutuhnya (TUBUH)

  • Tuhan akan memakainya sebagai alat untuk mewujudkan kehendak-Nya dan menyatakan kemuliaan-Nya selama di bumi ini.
  • Kita perlu membangunnya dengan cara melatihnya dan menguasai seluruhnya (panca indra kita) agar dapat dipakai jadi senjata Kebenaran (1 Kor 9:27; Roma 6:13).
  • Jiwa sudah dikuduskan dengan sempurna, kalau tetap menjadi orang percaya,tidak murtad tinggalkan Yesus atau kalau mati sekarang, kita pasti kita masuk ke surga, hanya saja kemampuan yang terbaik jiwa hilang.
  • Jika kita masih hidup sampai kedatangan Tuhan Yesus, jiwa kita yang sudah dikuduskan dengan sempurna yang masih tinggal di bumi ini akan mengalami proses,  masuk ke dalam tingkat kedewasaan yang penuh (Efesus 4:13).

Kemampuan yang hilang dari jiwa manusia sebelum kejatuhan Manusia – 3 hal dari kemampuan manusia.
1. Ahli di bidang kepemimpinan – Leadership
Kejadian 1:26 (TB)
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
Ibr; Radah – To have dominion means to govern, to rule, to control, to manage, to lead, to affect, and to impact.

2. Ahli di bidang hubungan, baik sosial maupun dengan alam – Relationship
Kejadian 1:27
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

3. Ahli di bidang penatalayanan yang cakap, Stewardship
Kejadian 1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah (be fruitful) dan bertambah banyak (multiply); penuhilah bumi (replenish) dan taklukkanlah (Subdue) itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

  • Yang dimaksud jiwa adalah Pikiran, Perasaan (Emosi) dan Kehendak (Keinginan)
  • Sebelum dan setelah kejatuhan, jiwa kita diberikan kehendak bebas hanya saja setelah kejatuhan jiwa lebih mudah jatuh dalam dosa.
  • Filipi 3:19, Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.
  • Efesus 4:23, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
  • Efesus 4:24, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

JIWA : Mempengaruhi kesehatan Tubuh kita
3Yo 1:2 Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.
3Yo 1:3 Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau hidup dalam kebenaran.

JIWA: Anak- Dewasa (1Ko 13:11)
– Tuhan menguduskannya, dan memberinya kemampuan untuk bertumbuh Menuju Kedewasaan Penuh.
Efesus 4:13 (TB) sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,

JIWA
– Harus diberi minum air susu yang murni dan selanjutnya makanan untuk tumbuh dewasa.
1Pe 2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
Ibrani 5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai  pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.
1Ko 14:20 Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

– Anak-anak mudah bertobat, mengampuni, melupakan
– Mengatur emosi
1Kor 13:11 Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.
Harus dikendalikan oleh manusia roh, jika tidak…Sakit JIWA. Bagaimana prosesnya?

Bagaimana Jiwa tetap terjaga sempurna?
Filipi 4:6, Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Filipi 4:7, Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Filipi 4:8, Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Arsip Catatan Khotbah