1 Yohanes 2:18,19
1 Yohanes 2:18
“Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.”
1 Yohanes 2:19
“Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama – sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh – sungguh termasuk pada kita.”
PENDAHULUAN
Saya sudah jelaskan bahwa tokoh Antikristus yang akan muncul di akhir zaman adalah seorang manusia (bukan monster). Sebab dengan jelas ayat ini mengatakan bahwa: “Seorang antikristus akan datang!”
Kalau dikatakan dalam firman Allah: “Seorang antikristus akan datang!” ini maksudnya adalah sampai saat ini, oknum yang bergelar antikristus atau tokoh antikristus itu, belum datang atau belum digenapi! Saya berharap pengertian kita semakin dibukakan bahwa kita hidup di ujung dari akhir zaman yaitu di dispensasi yang terakhir dan tidak akan ada lagi dispensasi, di mana segala sesuatunya yang difirmankan oleh Allah itu pasti digenapi dan tidak ada satupun dari firman Allah yang tidak digenapi.
Jadi bagaimana bila kelak Antikristus menyatakan dirinya? Kapan antikristus menyatakan diri di dunia dan di mana ayatnya yang sesuai firman Allah? Disini kita bisa mempelajarinya dari urut-urutan (kronologis) peristiwa atau tanda-tanda kedatangan Yesus kedua kali.

PENIUPAN SANGKAKALA KETIGA,
Wahyu 8:10 “Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.”
Jadi, kedatangan Antikris adalah pada saat penggenapan sangkakala ketiga. Ayat ini menjelaskan tentang asal usul Antikristus. Pada saat Peniupan Sangkakala Yang Ketiga, dikatakan “Jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, bernyala-nyala seperti obor.”
Disini kita melihat bahwa “Bintang” merupakan gambaran dari orang percaya atau anak-anak Tuhan atau keturunan Abraham (Ibr. 11:12).
Namun, sayangnya anak Tuhan / hamba Tuhan yang awalnya dipakai Tuhan secara luar biasa ini, yang bagaikan bintang terang yang pengaruhnya seperti obor yang memberkati banyak orang, ia kemudian jatuh karena tidak menjaga dirinya dan tidak menjaga hatinya sehingga hidupnya bukanlah seorang KRISTIANOS yang benar-benar setia mengikuti jejak langkah Kristus dan pada akhirnya ia menjadi oknum Antikristus tersebut, menjadi pemimpin dari penentang Yesus dan juga beberapa anak Tuhan lainnya yang tidak menjaga kehidupan yang Kristianos, mereka kemudian menjadi pengikuti Antikristus yang menjadi penentang Yesus.
Mengapa mereka keluar dari Yesus dan berubah menjadi seperti Bintang Apsintus (bintang yang pahit)? Karena, semua nilai-nilai ilahi dan nilai-nilai keselamatan yang ada di dalam anak Tuhan atau hamba Tuhan itu, telah mati akibat roh apsintus yaitu roh kepahitan yang ada di dalam antikristus.
Dan seperti kata firman Tuhan yaitu pada saat jatuh, ia menimpa / mencemari mata-mata air dan sungai-sungai, sehingga air sungai itu berubah jadi apsintus artinya, airnya pahit dan membawa kematian. Jadi mereka menjadi mati secara rohani dan terus menarik orang-orang disekitar mereka yang sedang ada dalam fase kekecewaan atau kepahitan, disitulah kesempatan mereka untuk menarik orang-orang menjadi pengikuti Antikristus. Itu sebabnya dalam Matius 19:30 berkata “yang terdahulu akan menjadi terkemudian, dan yang terkemudian akan menjadi terdahulu.”
PENYEBAB KEJATUHAN ORANG PERCAYA
Mengapa di akhir zaman, menjelang Yesus datang kedua kali, banyak pengikut Yesus bahkan hamba-hamba Tuhan yang gugur dari iman; menyangkal Yesus, akhirnya menjadi pengikut antikristus?
1 Yohanes 2:19 “Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.
Perhatikan kalimat “Memang mereka berasal dari antara kita…”
Begitu banyak pengikut antikristus yang berasal “dari antara kita”, artinya asalnya mereka adalah sebagai pengikut Yesus (orang Kristen). Sosok Antikristus ini adalah seorang mantan hamba Tuhan yang dipakai luar biasa. Mengapa sampai ada orang Kristen, anak Tuhan, bahkan tidak sedikit yang bergelar hamba Tuhan yang berkhianat dari Yesus dan menjadi pengikut antikristus?
Rasul Yohanes berkata: Tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita. Di akhir zaman banyak orang mengaku diri adalah pengikut Yesus, tetapi pada kenyataannya mereka tidak sungguh-sungguh, sehingga akhirnya mereka membelot lalu jadi pengikut Antikristus! Diajarkan Firman Allah seperti apapun mereka kalau kita tidak benar-benar menjadi pengikut Kristus yang sejati, yang sungguh-sungguh maka mereka akan diseret dan akhirnya jadi mangsa Antikristus dan berakhir binasa di neraka yang kekal.
1 Yoh. 2:19 “Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.”
Orang Kristen yang sungguh – sungguh atau yang sejati itu, harus seperti apa? Mereka harus bertumbuh dan menjadi intim dengan Tuhan Yesus.

Tingkatan pertumbuhannya seperti dalam 2 Petrus 1:5-8 dan kita harus terus berjalan bersama Yesus dalam setiap pertumbuhan hidup kita seperti dalam Keluaran 13:21 “TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam”.

