YESUS PENYELAMAT ORANG BERDOSA – Oleh Pdm. Simon Sitinjak (Ibadah Raya 3 – Minggu, 17 Desember 2023)

Matius 1:1-16

Ayat.1 Inilah silsilah Yesus Kristus  , anak Daud ,  anak Abraham. Ayat 2, Abraham memperanakkan Ishak,  Ishak memperanakkan Yakub Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya.  Ayat 3, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar,  Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram. Ayat 4 Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon.  Ayat 5, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab,  Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isa. Ayat 6, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,

Pendahuluan
Orang Yahudi menyukai silsilah sehingga Matius menulis kelahiran Yesus Kristus dimulai dari latar belakang keturunan. Orang-orang Yahudi secara rutin memberikan perhatian yang cermat terhadap pertanyaan-pertanyaan tentang silsilah, Lukas 2:1,3.

Misalnya, setiap kali tanah dibeli atau dijual, catatan silsilah dirujuk untuk memastikan bahwa tanah milik satu suku tidak dijual kepada anggota suku lain dan dengan demikian merusak keutuhan batas-batas suku kuno. Mereka tidak bisa begitu saja menaruh uangnya dan mengambil aktanya. Mereka juga harus membuktikan bahwa nenek moyang mereka berasal dari suku yang sama.

Silsilah juga penting dalam menentukan imamat. Dalam hukum Taurat disebutkan bahwa para imam harus berasal dari suku Lewi. Silsilah juga membantu menentukan garis pewaris takhta. Hal ini membantu menjelaskan mengapa Ezra 2 dan Nehemia 7 memuat daftar panjang berbagai orang yang kembali dari pembuangan. Ketika orang-orang Yahudi kembali menetap di Israel, penting bagi mereka untuk mengetahui keluarga mana yang secara historis menduduki posisi tertentu di negara tersebut.

Namun prinsip yang sama berlaku langsung pada kisah Natal. “Pada masa itu Kaisar Augustus mengeluarkan perintah bahwa sensus harus dilakukan di seluruh dunia. Dan setiap orang pergi ke kotanya sendiri untuk mendaftar.” (Lukas 2:1, 3) Artinya, setiap pria harus kembali ke kampung halaman leluhurnya, kota asal keluarganya. Namun satu-satunya cara untuk bisa yakin tentang kampung halaman leluhur adalah dengan mengetahui silsilah mereka. Itulah sebabnya Maria dan Yusuf harus melakukan perjalanan dari Nazaret ke Betlehem pada bulan kehamilan yang sudah tua. Mereka harus melakukan perjalanan yang panjang dan berbahaya karena Betlehem adalah kampung halaman leluhur Yusuf.

Beberapa hal saat mempelajari silsilah Yesus hari ini adalah:
1.Yesus adalah Mesias anak Daud
Matius 1:1 Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud
Pertama kali diperkenalkan bahwa Yesus adalah anak Daud artinya fakta menjelaskan dengan benar bahwa Mesias harus berasal dari garis keturunan Daud.

 Yeremia 23:5 Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah  sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran  di negeri

Itu sebabnya Matius 1 dimulai seperti ini “Catatan silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.” Daud dicantumkan pertama, meskipun secara kronologis Abraham berada di urutan pertama dalam sejarah. Mengapa? Karena persoalan krusialnya bukanlah soal “Apakah Yesus seorang Yahudi (anak Abraham)?” melainkan, “Apakah dia keturunan langsung Daud?” Agar Yesus memenuhi syarat sebagai Mesias, ia harus merupakan keturunan Daud secara fisik.

Gelar “Anak Daud” ini lebih dari sekedar pernyataan silsilah fisik. Ini merupakan gelar Mesianik. Ketika orang menyebut Yesus sebagai Anak Daud, mereka mengartikan bahwa Yesus adalah Penebus mesias yang telah lama ditunggu-tunggu, yang merupakan penggenapan atas nubuat di dalam Perjanjian Lama.

Bagi Israel inilah yang mereka harapkan dan nantikan tetapi mereka menolak kehadiran Yesus sebagai Mesias. Mereka yang menyambut Dia sebagai Anak Daud artinya Mesias yang diurapi akan  mengalami berkat dan kuasa.

Arti Mesias adalah yang diurapi dan didalam perjanjian lama yang diurapi adalah para raja dan para imam. Jadi beberapa gelar Yesus adalah Imam sebagai pendamai, Penebus kesalahan umat dan Raja sebagai pembebas, memerintah dengan penuh kedamaian.

Memanggil Yesus “Tuhan anak Daud”,  menyatakan kepercayaan mereka atas keilahian, otoritas, dan kuasa Yesus; dan memanggil Yesus “Anak Daud”,  menyatakan iman percaya mereka bahwa  Yesus adalah Mesias.

Contoh orang-orang yang menyambut dan mempercayai Yesus dan ini teguran keras bagi orang Isarel yang tidak mengakui Yesus sebagai Mesias

  • Wanita Kanaan Matius 15:22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud,karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.”
  • Orang buta Matius 20:30 Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar, bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: “Tuhan, Anak Daud,kasihanilah kami!

Di momen natal ini persiapkan diri saudara untuk menerima lawatan dimana kita menerima dan menyambut Dia sebagai Mesias .Jadikan Dia Imam besar yang memberikan dan mengorbankan darahnya bagi korban pendamaian menurut surat ibrani Imam besar maha agung dan jadikan Dia raja yang memerintah, bertahta dalam seluruh kehidupan kita Raja damai.

Beberapa hal saat mempelajari silsilah Yesus hari ini adalah:
2. Yesus adalah Kasih Karunia atau anugerah dari Allah.

Ayat.1 Inilah silsilah Yesus Kristus  , anak Daud ,  anak Abraham. Ayat 2, Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya. Ayat 3, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar,  Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram. Ayat 4, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon. Ayat 5, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai. Ayat 6, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria,

Jika kita mempelajari nama-nama ini secara mendetail, seolah-olah Tuhan sedang menyusun galeri pendosa atau penipu atau mungkin beberapa dari kita tidak mengetahui orang-orang dalam silsilah ini. Namun dari orang-orang yang kita ketahui, hampir semuanya mempunyai kegagalan moral yang mencolok dalam riwayat hidup rohani mereka. Misalnya, Abraham berbohong tentang istrinya Sarah. Ishak melakukan hal yang sama. Yakub penipu, Yehuda pezinah. Daud adalah seorang pezinah dan Salomo adalah seorang poligami. Manasye adalah raja paling jahat yang pernah dimiliki Israel.

Saudaraku, Ini bukanlah daftar orang-orang suci. bahkan diantara mereka justru sangat jauh dari namanya kesucian. Ada beberapa orang yang terbaik dari orang-orang ini tetapi mereka mempunyai kekurangan dan beberapa di antaranya sangat cacat sehingga mustahil untuk melihat kelebihan mereka.

Pertanyaannya adalah bagaimana hal itu menunjukkan anugerah atau kasih karunia Allah?
Matius 1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus  yang disebut Kristus.
Matius 1:21 akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus , karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini  , sehingga Ia telah mengaruniakanAnak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yesus inilah yang menunjukkan kasih karunia Allah yang diberikan kepada Dunia yaitu manusia yang berdosa.

Seorang pembunuh ada dalam daftar, seorang pezina ada dalam daftar, seorang pembohong ada dalam daftar, seorang penipu ada dalam daftar. Kebanyakan dari orang-orang ini adalah orang-orang yang berdosa besar tetapi Kasih Karunia yaitu Yesus hadir didalam silsilah mereka artinya Yesus adalah bentuk kasih Allah yang totalitas diberikan bagi orang-orang berdosa.

Ada 5 wanita dalam silsilah Yesus dan 4 Empat Wanita berlatar belakang pendosa.
Hal yang tidak biasa karena ketika orang Yahudi membuat silsilah, mereka biasanya tidak memasukkan perempuan ke dalam daftar. Mereka hanya menelusuri silsilah keluarga dari ayah ke anak. Namun Matius 1 memasukkan empat wanita dalam silsilah keluarga Yesus. Mereka adalah Tamar (3), Rahab (5), Ruth (5), Batsyeba (6). Semuanya adalah orang-orang yang sangat tidak mungkin.

A. Tamar
Kisahnya yang tidak diketahui sebagian besar dari kita terdapat dalam Kejadian 38. Fakta bahwa orang-orang seperti Yehuda dan Tamar termasuk dalam garis keturunan Mesias memberikan pesan yang kuat tentang kasih karunia Allah yang murni. Tidak ada yang pantas mendapatkannya, tapi keduanya ada dalam daftar.

B. Rahab- Yosua 2 dan 6
Sekarang kita beralih ke wanita kedua dalam daftar—Rahab. Ini adalah kisah yang hebat dengan banyak pelajaran, namun kita tidak boleh melewatkan poin bahwa Rahab adalah seorang pelacur. Itu adalah “perdagangan” nya. Para lelaki bersembunyi di sana karena orang terbiasa melihat orang asing datang dan pergi sepanjang malam.   Ibrani 11:31 mengatakan, “Dengan iman Rahab…” Dia adalah seorang yang beriman! Juga seorang wanita yang beriman. Dia masuk daftar dan dia adalah bagian dari silsilah keluarga Yesus.

C. Rut- kitab Rut
Hal yang paling penting tentang Rut adalah bahwa dia juga bukan seorang Yahudi. Dia sebenarnya berasal dari negara Moab. Dan ini membawa kita kembali ke Kejadian 19 dan kehancuran Sodom dan Gomora. Pada hari yang mengerikan itu Lot melarikan diri dari Sodom bersama istri dan kedua putrinya. Istrinya diubah menjadi tiang garam, tetapi Lot dan putri-putrinya berlindung di sebuah gua. Putri-putrinya jelas sangat terkena dampak buruk selama berada di Sodom karena mereka bersekongkol untuk memikat ayah mereka agar tidur bersama mereka. Pada malam-malam berikutnya mereka membuat Lot mabuk dan tidur bersamanya. Kedua saudara perempuan itu hamil dan melahirkan anak laki-laki – yang satu bernama Moab, yang lain bernama Amon. Kedua anak laki-laki itu—yang lahir dari hubungan sedarah—tumbuh menjadi negara-negara yang pada akhirnya menjadi musuh bebuyutan Israel yang sangat jahat dan sekaligus musuh bebuyutan Israel. Orang-orang Yahudi membenci orang Moab dan Amon dan tidak mau berurusan dengan mereka.

Kitab  yang menyandang namanya kitab Rut menceritakan tentang kisah cinta yang berkembang antara Rut, orang Moab, dan Boas, orang Israel. Mereka adalah pasangan yang sangat tidak mungkin tetapi dalam pemeliharaan Tuhan mereka dipertemukan dalam pernikahan. Mereka memiliki seorang putra bernama Obed yang memiliki seorang putra bernama Isai yang memiliki seorang putra bernama Daud, yang menjadikan Rut sebagai nenek buyut. Dan begitulah seseorang dari bangsa Moab yang dibenci masuk dalam garis keturunan Mesias.

D. Batsyeba, 2 Samuel 11
Wanita terakhir tidak disebutkan namanya. Namun dia dengan jelas diidentifikasi sebagai wanita “yang pernah menjadi istri Uria.” Kisah perzinahan Batsyeba dengan Raja Daud sudah sangat terkenal dari skandal ini berlanjut dengan kebohongan upaya menutup-nutupi masalah dalam kerajaan, pembunuhan berencana dan akhirnya pembunuhan. Akibatnya anak yang dikandungnya itu meninggal dan keluarga Daud serta kerajaannya mulai runtuh.

Akhirnya Daud menikahi Batsyeba dan mereka mempunyai seorang putra lagi—Salomo, pria paling bijaksana yang pernah hidup. Hasil yang luar biasa bagi persatuan yang bermula dari perzinahan. Ada kotoran di seluruh episode ini. Namun jangan lewatkan poin utamanya: Batsyeba masuk dalam daftarnya. Namanya tidak ada di sana tapi dia tetap disebutkan.

Mengapa Tuhan memasukkan wanita seperti itu ke dalam daftar ini? Tapi itu bukan hanya para wanita. Pikirkanlah tentang Abraham, Ishak, Yakub dan Daud. Mereka juga orang berdosa.

Mengapa memasukkan orang-orang seperti itu? Inilah anugerah bagi orang berdosa dan anugrah itu adalah Yesus.
1). Yesus hadir diberikan bukan untuk orang yang merasa benar dan suci
Matius ditulis khusus untuk orang Yahudi. Banyak pemimpin mereka (khususnya orang Farisi) yang menganggap dirinya benar dan suka menghakimi orang lain. Mereka benar-benar berpikir bahwa mereka pantas mendapatkan kehidupan kekal. Alangkah terkejutnya membaca silsilah ini karena penuh dengan pembohong, pembunuh, pencuri, pezinah, dan pelacur. Bukan gambar yang bagus. Bukan silsilah keluarga yang “bersih”. Daftar ini merupakan teguran keras terhadap sikap membenarkan diri sendiri yang bersifat menghakimi.

Tahukah Anda apa artinya ini? Silsilah Yesus  berasal dari barisan panjang orang-orang berdosa dan Yesus ada disana bukan untuk orang merasa benar dan suci tetapi bagi kita orang berdosa

Yesus hadir buat saya dan saudara, seberapa dalamnya kita sudah jatuh, jauh dan seberapa jahatnya prilaku kita dan seberapa berdosanya kita, terimalah Dia sebagai anugerah atau kasih Karunia terbesar dari Allah.

Matius 9:13 Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan,   karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

2). Melalui Yesus kasih karunia Allah dapat diperlihatkan secara melimpah.
Pertanyaan: Apakah pelacur bisa masuk surga? Ya atau tidak? Apakah pezina bisa masuk surga? Bisakah seorang pembunuh masuk surga? Bisakah seorang pembohong masuk surga? Rahab dan Daud sama-sama akan berada di surga—dan Rahab adalah seorang pelacur, sedangkan Daud adalah seorang pezinah dan pembunuh.

Ketika kita membaca kisah keempat wanita ini dan pria-pria yang ada dalam daftar tersebut kita tidak seharusnya berfokus pada dosa, namun pada kasih karunia Allah. Pahlawan dalam cerita ini adalah Tuhan. Kasih karunia-Nya bersinar melalui dosa manusia yang paling kelam ketika Dia memilih pria dan wanita yang cacat dan menempatkan mereka dalam silsilah keluarga Yesus.

Roma 5:20-21Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

Dosa dapat melanda hidup manusia sehingga seolah-olah tidak ada harapan lagi. Namun, Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa kasih karunia Allah lebih besar dari pada dosa manusia yang paling besar sekalipun. Bahkan ketika dosa bertambah banyak, pada akhirnya kasih karunia akan lebih melimpah-limpah. Di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah.” Saudaraku, Tidak peduli seberapa tinggi gelombang dosa yang melanda, gelombang kasih karunia Allah akan menerpa dengan lebih tinggi.

Kasih karunia tidak hanya untuk mengampuni dosa, kasih karunia juga dapat memimpin manusia agar hidup dalam kesalehan. “Seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal.” Dulu dosa yang memimpin hidup kita, mengakibatkan kematian rohani. Sekarang, jika kasih karunia diizinkan untuk memimpin hidup kita, maka kebenaran akan nyata dalam kehidupan kita dari hari ke hari, Semua ini adalah aspek kualitas dari hidup kekal yang datang dari kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus: “Demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.”

1 korintus 15:10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku  tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

Beberapa hal saat mempelajari silsilah Yesus hari ini adalah:
3. Yesus menjadi fokus dan sentral orang percaya
Matius 1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
Matius 1:7 Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

14 keturunan dari Abraham ke Daud
14 keturunan dari Daud sampai ke pembuangan
14 keturunan dari pembuangan ke Babel sampai pada Kristus
Jika kita melihat dan kembali kepada masa lalu maka kita terintimidasi karena ada deretan orang yang punya riwayat kekelaman tetapi perhatikan bahwa mengapa sampai kepada Kristus? Supaya kita melupakan masa lalu dan memandang kedepan yaitu memandang Kristus. Kristus menjadi sentral bagi orang-orang yang sudah hidup baru didalamNya.

Masa lalu menjadi perenungan bagi kita betapa besar kasih Allah sehingga Dia menghapuskan seluruh dosa kita supaya kita tidak lagi kembali kepada masa lalu.

Kesimpulan
Natal semuanya berbicara tentang Yesus sebagai bentuk anugrah Allah yang diberikan bagi kita semua, sambutlah Yesus sebagai Mesias yang membebaskan, melepaskan dan Raja yang bertahta dalam kehidupan kita dan terimalah Yesus sebagai Anugerah terindah dalam kehidupan kita, dan teruslah memandang kepada Yesus.

Arsip Catatan Khotbah