Dalam Perjanjian Lama, sekitar 2.350 ayat yang membahas topik uang, harta, kekayaan, kemiskinan, dan pekerjaan. Dalam Perjanjian Baru, kira-kira lebih dari 800 ayat. Jadi total perkiraan untuk seluruh Alkitab adalah lebih dari 3.000 ayat.
Sebagai perbandingan, Alkitab berisi sekitar: 500 ayat tentang doa, 500 ayat tentang iman, Kurang dari 500 ayat tentang kasih. Ini menunjukkan betapa sentral dan pentingnya topik pengelolaan uang, harta, kekayaan dalam pandangan Alkitab.
3 HAL YANG HARUS KITA PELAJARI DAN KUASAI
- Leadership (kepemimpinan – segala sesuatu yang berhubungan dengan pengembangan diri kita)
- Relationship (Hubungan – segala sesuatu yang berhubungan dengan orang lain)
- Stewardship (Pengelolaan – segala sesuatu yang berhubungan dengan apa yang Tuhan percayakan)
Sehubungan dengan hal di atas, uang bicara tentang kepercayaan Tuhan (stewardship) kepada diri kita bukan kepemilikan (ownership). DIA (Yesus) adalah Tuan, kita sebagai Hamba-Nya.
Kol_3:24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.
Matius 19:23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Ay. 26, Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.”
Kita tidak membawa apapun ke dalam dunia ini dan kembali pun (kematian), tidak ada satupun yang kita bisa bawa, 1Ti 6:7 Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar. Uang, harta dan kekayaan hanya dipercayakan. Kepercayaan yang diberikan kepada kita sebagai Pengelola (Amanah) bukan Pemilik (Ownership).
Mat 25:14 “Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Mat 25:15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
CIRI PENGELOLA KEUANGAN YANG BAIK
(semua kalangan: baik orang kaya maupun sederhana)
1. Mengakui Tuhan sebagai “Tuan dan Sumber” (semua hal yang baik)
Mat 25:14 “Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
2. Aktif dan produtif (berkembang dan berbuah)
Mat 25:16 Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
Mat 25:17 Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
Semua yang dipercayakan kepada dirinya semuanya berkembang dan berbuah.
3. Setia dalam hal kecil (konsisten dan bertanggung jawab)
Mat 25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar.
Dari yang dimiliki sedikit tapi dikerjakan dengan tekun sehingga hasilnya menjadi bukit (bertambah banyak).
4. Berani mengambil risko (dalam perhitungan bijak)
Mat 25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Takut gagal akan menghalangi usaha untuk berhasil. Sebaliknya miliki pola pikir pertumbuhan: bagaimana supaya berkembang? Pola pikir tanggung jawab atas hasil semua pengelolaan.
Mat 25:19 Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Mat 25:20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
Tuhan memberikan talenta kepada setiap orang berdasarkan “KESANGGUPAN”, ay. 15.
5. Selalu siap menerima kepercayaan baru
Mat 25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Milikilah sikap yang benar terhadap uang dengan cara berlaku seperti seorang Pengelola yang baik, yang dapat bertanggung jawab dengan semua kepercayaan yang diberikan oleh Tuhan.