TOTALITAS JEMAAT SMIRNA – oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya – Minggu, 7 Mei 2023)

Wahyu 2:10,11
Wahyu 2:10 “Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita. Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau  setia sampai mati dan Aku mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.”

Wahyu 2:11
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.”

PENDAHULUAN
Totalitas jemaat Smirna yang dalam pengiringannya kepada Yesus, digambarkan sebagai: Gereja Yang Sempurna.

Wahyu 2:8 walaupun jemaat di Smirna alami banyak kesusahan, yaitu banyak penderitaan selama mereka mengiring Yesus, tapi secara rohani, dalam penilaian Yesus jemaat di Smirna adalah Jemaat yang Kaya 

Mari kita renungkan sejenak di hadapan Tuhan, “Kira-kira seperti apa posisi neraca hidup kita bila bobot harta kita lebih berbobot dibandingkan dengan bobot rohani kita di hadapan Tuhan Yesus?

Ingat firman Allah
Amsal 11:1 yang berkata:
“Neraca serong adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat.”

Marilah kita sebagai Umat percaya, memiliki neraca yang seimbang di hadapan Tuhan.

Firman Allah berkata bahwa sebelum Yesus datang kedua kali, akan ada pemisahan di dalam Jemaat (orang percaya):
1 Korintus 11:19 “Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.”

  • Perpecahan  = Pemisahan atau Perbedaan
  • Tahan Uji   = Bermutu atau Berkualitas.

Salah satu alat ukur untuk mengukur kualitas iman, kekuatan dan kesetiaan kita kepada Yesus, dapat dilihat dari sikap kita dalam menghadapi ujian dan penderitaan kita.

PENDERITAAN DIAJARKAN SEJAK AWAL
Sebab, setiap pengikut Yesus harus tahu dan alami penderitaan dalam mengikut Yesus, Tuhan Yesus sudah mengajarkan ini kepada murid-muridnya dalam :

Matius 16:24
 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Matius 16:25
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.”

GEREJA SEMPURNA ALAMI PENDERITAAN
Sebagaimana Gereja Smirna menjadi gambaran Gereja  Sempurna, dan Gereja Smirna juga dinubuatkan akan mengalami penderitaan, begitu juga di akhir zaman, menjelang Yesus datang kedua kali, Gereja Sempurna akan mengalami penderitaan dan aniaya yang sama.  ini berarti: sebagaimana jemaat Smirna akan mengalami: penderitaan; ancaman; dan aniaya bahkan ada yang dibuang ke dalam penjara. Begitu juga penderitaan dan penganiayaan yang sama akan dirasakan dan dialami oleh Gereja Sempurna sebelum disingkirkan ke Padang Gurun atau sebelum Antikristus memerintah dan berkuasa di dunia 3,5 tahun.

Hal yang sama telah dialami oleh para rasul di zaman dahulu dan hal ini dicatat dalam:
1 Petrus 4:12-13
“Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. Sebaliknya, bersukacitalah sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan  Kristus, supaya  kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia (Yesus) menyatakan kemuliaan-Nya.”

Sebagaimana penderitaan dan aniaya telah dialami oleh para pengikut Yesus di zaman Gereja mula-mula. Hal yang sama juga akan  dan telah dialami oleh orang- orang percaya (Gereja) yang hidup menjelang kedatangan Yesus kedua kali di akhir zaman. 

Ibrani 11:36,37
“Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.

Ibrani 11:38
Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua  dan celah-celah gunung.”

PENUTUP
Sebagai pengikut Kristus, khususnya bagi  kita yang hidup di akhir zaman, kita akan alami berbagai penderitaan.
Wahyu 2:11 mengatakan:
“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang,  ia  tidak  akan  menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.”

Apa maksudnya?
Jika kita mampu melewati penderitaan dan tantangan iman serta menang menjadi gereja yang sempurna, kita akan hidup dalam kekekalan bersama dengan Yesus, sebagai Raja yang akan memimpin 1000 tahun kerajaan damai yang ada di dunia ini. Dan luput dari penghakiman yang akan membinasakan kita selama-lamanya.

Wahyu 2:10,11
Mengingatkan agar kita kuat dan sabar dalam mengalami ujian dan penderitaan seperti yang dialami jemaat Smirna soal penderitaan dan aniaya karena percaya kepada YESUS.

Arsip Catatan Khotbah