Filipi 2:6-8
Filipi 2:6
“Yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,”
Filipi 2:7
“Melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
Filipi 2:8
“Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”
PENDAHULUAN
Bersyukur kepada Allah di dalam Yesus Juru Selamat dan Penebus kita, karena Yesus telah mengerjakan keselamatan bagi kita secara totalitas, tuntas dan menyeluruh bagi kita. Tentang keselamatan, tidak ada sedikit pun yang tersisa yang belum Yesus kerjakan atau selesaikan bagi kita.
KALAU ADA YANG BELUM SELESAI
Bila ada sedikit saja yang Yesus belum selesaikan, maka tidak ada di antara kita yang punya kepastian selamat. Mengapa? Sebab tidak ada yang bisa menyelesaikan keselamatan bagi dirinya dengan: kekuatan-nya, kegagahannya, kepandaiannya, amal-ibadahnya, harta, kekayaan dan semua kebaikan yang dilakukannya.
Filipi 2:1-11 Rasul Paulus menjelaskan Yesus adalah Allah, tapi demi menyelamatkan kita, Yesus rela mengosongkan diri-Nya (melepas semua atribut ke-Allahan-Nya) dan menjadi manusia. Karena dengan cara itu, Yesus bisa lakukan karya penebusan bagi manusia yang berdosa, termasuk dosa Saudara dan saya.
FIRMAN ALLAH MENJAWAB
Dalam kitab Roma 6:23a dikatakan: “Sebab upah dosa ialah maut…”
- Sekecil apapun dosa yang kita lakukan, dan apa pun dosa itu, firman Allah berkata: dampak atau upah dosa adalah: MAUT.
- Arti maut di sini, bukan sekedar mati, tetapi terputusnya hubungan manusia dengan Allah. Allah di sorga, dan manusia di neraka. Itu sebabnya…
- Waktu Allah lihat akhir hidup manusia di bumi, kalau mereka mati, hidup manusia akan berakhir di ke neraka kekal. Dan Allah tidak puas dengan hal ini. Untuk itu, kita pelajari Roma 6:23a dengan melanjutkan membaca…
KASIH KARUNIA ALLAH
Roma 6:23b berkata: “Tetapi kasih karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.”
Artinya, kalau kita tidak mau setelah mati nanti, kita dihukum dan disiksa selama-lamanya di neraka. Sebab itu Satu-satunya cara untuk bebas dari neraka yang mengerikan, ialah kita harus menerima/ menyambut Kasih Karunia Allah. Dan..
- Wujud Kasih Karunia Allah yaitu, Yesus secara totalitas; tuntas mengerjakan karya keselamatan di atas kayu salib bagi kita dan seluruh umat manusia.
- Sebab itu, bagi kita yang telah menerima Yesus, kita yakin, kalau saatnya Tuhan panggil kita, kita tidak akan masuk dalam neraka kekal. Tetapi, kita akan bersama-sama Yesus di sorga kekal. Amen!
TANGGUNG JAWAB YANG DISELAMATKAN
Sebagai pengikut Yesus yang telah selamat, dan kita masih dipercaya hidup di dunia ini, kita harus sadar, ada tanggung jawab yang kita harus kerjakan selama kita masih dipercaya hidup di dunia ini.
AJARAN SESAT
Sekarang telah muncul di berbagai tempat ajaran sesat yang secara sekilas mengajak kita untuk jadi pengikut Yesus. Tetapi di sisi lain, menjerumuskan kita untuk masuk ke dalam neraka yang kekal.
- Demi menyelamatkan Saudara dan saya dari kebinasaan api neraka yang kekal, Yesus telah mengerjakan keselamatan itu bagi kita secara totalitas sehingga tak ada sedikitpun dosa kita yang masih tersisa yang belum Yesus selesaikan. Sebab itu Firman Allah menasihati kita dalam:
Filipi 2:12
“Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,”
Setiap Anak Tuhan atau Pengikut Yesus yaitu kita yang telah diselamatkan, kita wajib mengerjakan keselamatan yang sudah kita dan menghormati keselamatan yang telah kita terima itu dengan takut dan gentar. Mengapa?
MEMBUKTIKAN IMAN KITA
Maksud mengerjakan keselamatan tidak berarti keselamatan yang Yesus karuniakan itu belum tuntas atau belum selesai total. Tapi keselamatan yang kita terima itu, kita harus buktikan dengan cara…
KRISTIANOS
Menjadi pengikut Yesus yang benar-benar hidup dan berjalan sesuai Firman Tuhan secara presisi (Kristianos). Salah satu bentuk hidup anak Tuhan yang Kristianos: 2 Petrus 1:5-7.

JALAN HIDUP PENGIKUT YESUS YANG KRISTIANOS
2 Petrus 1:5-7

Efesus 5:15,16
“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada karena hari-hari ini adalah jahat.”
Nasihat firman Allah bagi kita:
– Perhatikan dengan saksama, bagaimana kamu hidup,Yunani: AKRIBOS, Inggris: “Walk Circumspectly”, artinya: menjalani hidup dengan teliti (perfect), langkah demi langkah perilaku hidup kita agar hidup kita, tidak bertentangan atau berlawanan dengan Firman Tuhan.
CONTOH
Kisah 18:26 “Ia (Apolos) mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Tetapi setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa dia (Apolos) ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya (kepada Apolos); jalan Allah (yaitu Firman Allah).
Kalau kita jalani hidup kita dengan teliti sesuai jalan Allah (firman Allah), di mana dan kapanpun kita Tuhan panggil kita alamat kita pasti Sorga. Itu sebabnya…
- Janganlah Seperti Orang Bebal Tetapi Seperti Orang Arif. Artinya tidak ada orang yang mau disebut bodoh, apalagi bebal.
- Tetapi, tanpa disadari dalam menjalani hidup, kita sering melakukan perbuatan orang bebal.
Seperti Apa Cara Hidup Orang Bebal…?
Amsal 18:2a
“Orang bebal tidak suka kepada pengertian”
Banyak contoh perbuatan orang bebal. Dan, firman Allah menjelaskan: perbuatan orang bebal ialah: ”Tidak suka kepada pengertian.”
“Tidak suka kepada pengertian.”
Kita belajar dari karakteristik Apolos.
Kisah 18:24-28
Apolos adalah hamba Tuhan muda yang mahir soal firman Allah, dan berani bersaksi tentang Yesus. Tetapi kekurangan Apolos ia hanya tahu: Baptisan Yohanes Pembaptis.
- Ketika Priskila dan Akwila melihat Apolos, mereka terpanggil untuk membimbing Apolos, agar Apolos mengerti tentang jalan Allah yang benar.
- Dengan rendah hati, tulus dan bijak, Apolos menerima sepenuhnya ajaran Firman Allah yang diajarkan Priskila dan Akwila kepada Apolos. HASILNYA…
- Kisah 18:27 Apolos jadi hamba Tuhan yang sangat berguna di Akhaya, (Yunani).
- Kisah 18:28 Apolos bisa buktikan bahwa Yesus à Mesias, melalui kitab suci. (Perjanjian Lama).
Karena waktu yang kita miliki, makin hari makin pendek dan singkat. Maka…
– Pergunakanlah waktu yang ada/kita miliki
KJV: “Redeeming the time” artinya: “Tebuslah waktu.” Maksudnya kalau kita punya kesempatan jangan kita kompromi lagi dengan dosa; hawa nafsu; kejahatan; ketidakbenaran. Sebaliknya kita gunakan sisa waktu yang masih kita miliki untukmenebus waktu yang selama ini kita sudah sia-siakan. Caranya…
- Kata MENEBUS, Yun. Akribos, Ing: “Walk Circumspectly” Artinya: Kita jalani hidup kita sesuai firman Allah dengan cara lebih hati-hati, teliti atau presisi. Tapak demi tapak jalan hidup kita sesuai firman Allah.
2. Karena hari-hari ini jahat
Apakah maksud firman Allah bahwa: “Hari-hari ini adalah hari yang jahat…?”
Perlu kita tahu yang kesempatan hidupnya singkat. Bahkan bukan hanya waktu hidup kita yang singkat, tetapi iblis juga.
Wahyu 12:12
“Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”
KARENA WAKTU SINGKAT
Karena iblis tahu, waktunya sudah singkat, maka iblis berusaha mengerahkan semua usaha dan kekuatannya untuk menyeret dan menjatuhkan orang percaya. Siapakah yang jadi sasaran iblis untuk diseret dan dijatuhkan iblis…?
Matius 24:24
“Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.”
Perhatikan: “Menyesatkan orang pilihan.” Siapa yang dimaksud orang pilihan di sini…?
2 Korintus 11:2,3 “Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
2 Korintus 11:3
Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.”
- Rasul Paulus menginjili jemaat Korintus dari mereka tidak mengenal Yesus; hidup dalam dosa; bahkan menjadi umpan neraka. Tetapi…
- Paulus didik, bina hingga mereka tumbuh dari Kristen kanak-kanakbertumbuh jadi Kristen orang muda bahkan Kristen dewasaseperti seorang gadis yang siap dinikahkan dengan seorang laki-laki, yaitu Kristus. Tetapi Rasul Paulus takut, jangan sampai jemaat di Korintus: “Kehilangan kesetiaan yang sejati kepada Kristus.”
- Apa yang dimaksud: Kehilangan kesetiaan yang sejati kepada Kristus? Tidak lain adalah: Kehilangan AKRIBOS, atau tidak “Walk Circumspectly” lagi.
ARTINYA…
Jemaat yang tadinya taat, setia, melakukan firman Allah dengan teliti (presisi) langkah demi langkah dijalani sesuai Firman Allah. Tetapi di akhir perjalanan hidupnya, ia hidup secara sembrono, ngawur dan hidup bertentangan dengan firman Allah.
PERHATIKAN!
Pengikut Yesus sebagai orang-orang pilihan Allah yang berjalan sungguh-sungguh sesuai Firman Allah saja, bisa diseret oleh tipu daya iblis, apalagi yang kristen yang cuma asal-asalan!
SUPAYA TIDAK MUDAH TERSERET
Solusi agar kita tidak mudah terseret oleh berbagai dosa di akhir zaman yang semakin hari semakin hebat ini. Firman Allah menasihati kita agar…
- Menjadi pengikut Yesus yang KRISTIANOS artinya: Melakukan Firman Allah sama seperti jejak langkah Yesus.
- Kita masih butuh hal jasmani, tetapi kita tidak mau melekat dan terikat dengan dunia ini, Lukas 17:32, seperti istri Lot.