HUT GPdI Mahanaim Tegal yang ke 33
Mazmur 33 : 20
Contoh bentuk pertolongan Tuhan, kita belajar dari pertolongan Tuhan terhadap umat Israel pada saat akan memasuki tanah Kanaan.
Yosua 4 : 5-7
1. BATU PERINGATAN AKAN KEBAIKAN TUHAN
- Pertolongan Tuhan mengatasi masalah kita, Mazmur 103 : 2-3, 77: 12-13
Mazmur 103:3-4
Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat.
Mazmur 77:11-12
(77-12) Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaiban-Mu dari zaman purbakala. (77-13) Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaan-Mu, dan merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu.
Kita jangan melihat sakit-penyakit kita atau masalah hidup kita, namun lihatlah pertolongan Tuhan, lihatlah keajaiban Tuhan yang Ia telah kerjakan dihari-hari sebelumnya sehingga kita bisa ada saat ini sebagaimana kita ada. Ganti ratapan dengan pujian syukur kepadaNya.
- Menyeberangi sungai yordan, Ketika sedang banjir – musim menuai, Yosua 3 : 15-16a
Yosua 3:15-16
Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu — sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai — maka berhentilah air itu mengalir.
Melangkahlah dengan iman seperti bangsa Israel menyeberang sungai Yordan. Saat ini juga Tuhan menuntut kita untuk berani melangkah dengan iman sehingga bisa melihat mujizat yang Tuhan sudah sediakan disana bagi kita.
2. BATU PENGUCAPAN SYUKUR dan DOA
Ratapan 3: 19-23
Ingat sengsara = pedih sekali
Ingat kasih setiaNya = sikap hati bersyukur
Ratapan 3:19-23
“Ingatlah akan sengsaraku dan pengembaraanku, akan ipuh dan racun itu.” Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku. Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
- Mazmur 116 : 12 , 17
Korban syukur, hati penuh pujian.
Batu itu berbicara soal Mezbah. Dan mezbah berbicara soal doa/ penyembahan
Contohnya saat Abraham mendirikan mezbah Kejadian 12:7-8.
Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” Maka didirikannya di situ mezbah bagi TUHAN yang telah menampakkan diri kepadanya.
Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel. Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi TUHAN dan memanggil nama TUHAN.
Keluaran 20:24
Kaubuatlah bagi-Ku mezbah dari tanah dan persembahkanlah di atasnya korban bakaranmu dan korban keselamatanmu, kambing dombamu dan lembu sapimu. Pada setiap tempat yang Kutentukan menjadi tempat peringatan bagi nama-Ku, Aku akan datang kepadamu dan memberkati engkau.
Ketika saudara datang berdoa kepada Tuhan, menaikan penyembahan kepada Tuhan, menaikan korban syukur kepada Tuhan. Pasti disana Tuhan akan datang dalam keluargamu, bisnismu, pekerjaanmu, kesehatanmu dan memberkatimu. Namun ingat, disana ada pengorbanan yang kita harus kerjakan.
Ketika saudara masih memiliki empedu kehidupan yang pahit, yang membuat saudara masih berada dalam sakit penyakit atau dalam keadaan terpuruk, buanglah itu semua yang merupakan kepahitan dan sakit hati dalam dirimu. Saat ini juga lepaskan itu, sehingga akan membuka jalan untuk berkat Tuhan masuk mengalir dalam hidupmu.
Bagi saudara yang suka berdoa dan memberi korban syukur, disana Tuhan menjanjikan berkatNya mengalir dalam hidupmu. Amsal 3 : 9-10
3. BATU KEYAKINAN IMAN
1 Samuel 7:12-13
Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: “Sampai di sini TUHAN menolong kita.” Demikianlah orang Filistin itu ditundukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan TUHAN melawan orang Filistin seumur hidup Samuel,
1 Samuel 17:37
Pula kata Daud: “TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu.” Kata Saul kepada Daud: “Pergilah! TUHAN menyertai engkau.”
Penyertaan Tuhan akan selalu membawa kepada kemenangan. Karena kemampuan kita manusia sangatlah terbatas. Kita sebagai orang percaya, membutuhkan kuasa yang supernatural dalam menjalani hidup yang natural ini, sehingga apa yang mustahil bagi kita manusia, semuanya dapat teratasi oleh kuasa Tuhan yang tak terbatas itu. Dan haruslah kita percaya, kalau dahulu Tuhan sudah menolong kita dari berbagai situasi yang sulit, demikian pula hari ini dan dihari yang akan datang, tangan Tuhan pasti tersedia untuk menolong kita.
4. BATU KESAKSIAN
1 Petrus 2: 5
Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.
Hidup kita harus dipakai untuk pembangunan tubuh Kristus, sehingga hidup kita bukan hanya menikmati berkat-berkat Tuhan namun kita menjadi alat peraga untuk bersaksi. Dunia disana butuh Yesus, jadi kita harus beritakan pada dunia tentang Yesus.
Amen