Kejadian 17:1-2
Yesus yang sebagai Elshaddai telah menyelesaikan tugas-Nya di bumi dengan menebus dan menyelamatkan manusia. Setelah menyelesaikan tugas-Nya, Yesus naik ke surga. Salah satu tujuan Yesus naik ke surga adalah untuk mengirimkan Roh Kudus kepada orang percaya.
Kejadian 17:1
Ketika Abraham berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka Tuhan menampakkan diri kepada Abraham dan berfirman kepadanya: “Akulah Allah Yang Maha Kuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela.”
Kejadian 17:2
“Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dengan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.”
PENDAHULUAN
Beberapa kali Allah menampakkan diri-Nya kepada Abraham. Tetapi, inilah pertama kali Allah menampakkan diri dan memperkenalkan diri dengan gelar “Elshaddai,” yang artinya: “Allah Yang Mahakuasa.”
I. ARTI LAIN DARI ELSHADDAI
1. Nafas Yang Mahakuasa
Ayub 32:8
“Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang memberi kepadanya pengertian.”
(Bandingkan Ayub 33:4)
Setelah percaya Yesus dan mengalami kelahiran baru, Tuhan akan memberikan pengertian-pengertian Ilahi pada orang percaya. Roh yang ada dalam diri manusia ialah Nafas Allah (Nafas Elshaddai). Dan Nafas Allah itu membuat:
a. Manusia menjadi makhluk mulia
Kejadian 1:3-25 menjelaskan bahwa Allah menciptakan alam semesta dan segala isinya hanya dengan berfirman, maka semuanya jadi dan tercipta. Tetapi ketika Allah menciptakan manusia, Allah tidak hanya berkreasi dengan tangan-Nya. Allah Elshaddai menghembuskan nafas-Nya ke dalam diri manusia, Kejadian 2:7
b. Manusia memiliki pengertian
Nafas Yang Mahakuasa (Elshaddai) yang ada di dalam diri manusia memberi pengertian bahwa:
• Allah itu ada
Mazmur 14:1 – Orang yang berkata Allah tidak ada disebut bebal dan busuk.
• Ada surga dan neraka
Naluri manusia mendorong manusia untuk berdamai dengan Allah.
• Ada upah atau akibat atas dosa
Roma 6:23 “Upah dosa ialah maut.”
II. SUARA YANG MAHAKUASA
Arti lain dari Elshaddai adalah “Suara Yang Mahakuasa.”
Yehezkiel 1:24
“Kalau mereka berjalan, aku mendengar suara sayapnya seperti suara air terjun yang menderu, seperti Suara Yang Mahakuasa…”
Dengan kata lain, Yehezkiel 1 merupakan nubuat tentang suara atau firman dari Allah Elshaddai, yaitu YESUS.Mengapa suara Yesus harus diperhatikan?
Matius 17:5
“Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”
Satu-satunya suara yang harus didengar dan dipercaya manusia ialah suara Yesus, Elshaddai (Allah Yang Mahakuasa).
Yohanes 14:6
“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.”
III. RUPA KEMULIAAN ELSHADDAI
Yehezkiel 1:22,28
“Seperti busur pelangi yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya…”
Ayat ini menjelaskan wujud kemuliaan Tuhan, yaitu YESUS, Elshaddai (Allah Yang Mahakuasa). Ketika Yehezkiel melihat kemuliaan Yesus, ia tidak tahan berdiri dan langsung sujud menyembah.
Pelangi Sebagai Lambang Kasih Karunia
Wahyu 4:3 “Dan suatu pelangi melingkungi takhta itu…”
Setelah manusia berdosa dimusnahkan melalui air bah dan keluarga Nuh selamat dari air bah, Nuh mempersembahkan korban bakaran kepada Allah. Allah mengindahkan persembahan dari Nuh dengan munculnya pelangi di langit. Dalam Kejadian 8:21, pelangi adalah tanda kasih karunia Allah, di mana Allah berjanji tidak akan menghukum manusia, melainkan memberikan jalan keselamatan.
Kasih karunia dan pengampunan itu diberikan melalui YESUS — Allah Elshaddai.
Bagi yang menerima: Yohanes 3:18a – “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum;”
Bagi yang menolak: Yohanes 3:18b – “barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.”
IV. ELSHADDAI SEBAGAI PEMELIHARA
Arti ketiga dari Elshaddai adalah “Pemelihara.”
Yesus dan Roh Kudus sebagai Elshaddai digambarkan seperti seorang ibu yang memelihara dan melindungi anaknya dalam dekapan dadanya.
Peran Roh Kudus Bagi Orang Percaya
– Melindungi: melindungi anak-anak Tuhan dari segala ancaman yang jahat.
– Memelihara: memenuhi kebutuhan tubuh, jiwa, dan roh.
V. PEMELIHARAAN TUHAN DI AKHIR ZAMAN
1 Yohanes 2:18 “Sekarang telah bangkit banyak antikristus…”
Ayat ini mulai digenapi sejak zaman Rasul Yohanes dan semakin nyata pada zaman sekarang.
Contoh:
• Boko Haram
• ISIS
• NIIS
2 Timotius 3:1 menjelaskan bahwa pada akhir zaman akan datang masa yang sukar.
Masa Kesukaran Besar
Wahyu 2:22
Ketika antikristus memerintah dunia, akan terjadi “Masa Kesukaran Besar.” Tetapi orang percaya yang berlindung dalam dekapan Yesus dan Roh Kudus sebagai Elshaddai akan dipelihara Tuhan.
CONTOH PEMELIHARAAN TUHAN
1). Kebutuhan Jasmani
Elia dipelihara di Sungai Kerit, 1 Raja-raja 17:1-6
Elia dipelihara melalui janda Sarfat, 1 Raja-raja 17:7-24
2). Kebutuhan Jiwani
Petrus tetap tidur tenang meski akan dihukum mati, Kisah Para Rasul 12:6.
Paulus dan Silas tetap memuji Tuhan di penjara, Kisah Para Rasul 16:24-26.
3). Kebutuhan Rohani
Ketika antikristus berkuasa, orang percaya yang berada dalam dekapan Yesus dan Roh Kudus tidak akan dibiarkan mengalami siksaan antikristus.
Wahyu 12:6,14 Orang percaya akan dipelihara Tuhan di padang gurun, jauh dari kuasa ular dan antikristus.
PENUTUP
Elshaddai adalah Allah Yang Mahakuasa:
• Nafas Yang Mahakuasa
• Suara Yang Mahakuasa
• Pemelihara umat-Nya
Di dalam Yesus dan Roh Kudus, orang percaya menerima perlindungan, pemeliharaan, pengampunan, dan keselamatan sampai akhir zaman.