UNDANGAN YANG MEMBERI KELEGAAN – Oleh Pdm. Candra Sutikno (Ibadah Raya 1 – Minggu, 28 Agustus 2022)

Matius 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

PENDAHULUAN.
Sejak manusia jatuh ke dalam dosa  maka setiap orang hidup di dunia pasti mempunyai beban pergumulan. Mulai dari orang tua, paruh baya, anak muda bahkan sampai anak kecilpun pasti mengalami pergumulan hidup.

Ayub 7:1 “Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?”

Manusia bergumul dengan hal :
✓ keadaan ekonomi yang sulit.
✓ sakit yang sedang dialami.
✓ kehilangan orang yang disayangi.
✓ hubungan pasangan.
 ✓ masa depan keluarga.

Kabar baik hari ini yang datang kepada kita adalah adanya undangan Tuhan Yesus bagi kita semua seperti yang tertulis dalam:
Matius 11:28 “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”
Kelegaan artinya = perasaan tenteram; tidak gelisah (khawatir) lagi.
Undangan ini ditujukan kepada semua orang yang menjadi pengikut-Nya dan kepada kita orang-orang percaya.

Bagaimana kita merespon undangan Yesus agar kita mendapat kelegaan?
1. Berpaling dari segala sesuatu yang kita andalkan.
Kita lihat dalam kisah seorang wanita yang mengalami pendarahan selama 12 tahun dalam Markus 5:25-29 dimana segala usaha sudah ia lakukan untuk kesembuhan penyakitnya tetapi keadaannya semakin buruk (ayat 26). Tetapi ketika ia berpaling kepada Yesus, seketika itu juga mujizat terjadi. (Ayat 27-29)

Yesaya 31:1  “Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN.”

Sudah saatnya kita berpaling untuk mengarahkan pandangan kita kepada Tuhan dan tidak lagi mengandalkan kekuatan diluar Tuhan.

2. Datang dan percaya 
Markus 6:1-6  Banyak orang datang ke tempat ibadah hanya karena rutinitas, kewajiban atau takjub kepada pengkhotbahnya, tetapi hanya sebatas itu.
Hal yang berbeda terjadi ketika ada seorang  perempuan Siro-Fenisia yang datang kepada Yesus dan percaya.
Dalam Markus 7:24-30 dimana Yesus menolak permintaannya dan wanita itu menyadari hal ini, namun ia menanggapi pernyataan Kristus ini dengan kebijaksanaan, ketekunan, dan iman. Dan Yesus membalas iman wanita tersebut dengan menyembuhkan putrinya.

3. Siap untuk menerima jawaban Tuhan.
Yohanes 5:1-9 Ketika orang yang sudah 38 tahun sakit lamanya, bertemu Yesus. Disana penantiannya selama 38 tahun terjawab sudah. Juga ada kisah Hana yang datang kepada Tuhan dengan mengadukan isi hatinya di hadapan Tuhan (1 Sam 1:15) dan jawaban Tuhan untuk Hana terjadi (1 Sam 1: 20).

KESIMPULAN
Seberapa berat beban kehidupan kita saat ini? Undanganlah Yesus! Terimalah untuk Tuhan Yesus masuk kedalam hatimu dan Ia akan bekerja untuk memperbaharui hidupmu. Datanglah kepada Yesus maka Ia akan memberikan kelegaan kepada kita.

Arsip Catatan Khotbah