MENIKMATI DAMAI SEJAHTERA – oleh Pdm. Simon Sitinjak (Ibadah Raya 2 – Minggu, 21 Agustus 2022)

Filipi 4:7,9

Filipi 4:7 Damai sejahtera Allah,  yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Filipi 4:9b Maka Allah sumber damai sejahtera  akan menyertai kamu.

Pendahuluan
Paulus menuliskan tentang damai sejahtera dalam suratnya kepada Filipi. Ia berkata bahwa damai sejahtera Allah melampaui segala akal akan dapat memelihara hati dan pikiran serta menyertai hidup kita.

Petunjuk Menikmati Damai Sejahtera
1. Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan
Filipi 4:4  – Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! 
Roma 14:17 – “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” 

2. Jangan Khawatir tentang apapun juga
Filipi 4:6 – Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apapun juga , tetapi nyatakanlah dalam segalahal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Amsal 12:25 – Kekuatiran dalam hati membungkukkan  orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.

Sampaikan pada Yesus
“…tetapi nyatakanlah dalam segalahal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Yohanes 14:1 “Janganlah gelisah  hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

3. Pikiran yang positif (benar)
 Filipi 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci  , semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Lukas 6:45 Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”

4. Menjadi Pelaku Firman
Filipi 4:9a Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu.

Matius 7 :24 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya,  ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.

Ay.25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu

Ay. 26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. 

Ay.27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”

Kesimpulan
Terimalah sukacita di dalam Tuhan, teruslah berfikir yang benar dan melakukan kebenaran serta buanglah segala bentuk kekhawatiran maka jaminan damai sajahtara Allah akan memelihara dan menyertai hidup kita.

Arsip Catatan Khotbah