OLEH KORBAN KEMATIAN YESUS KITA DISELAMATKAN – Oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Kematian Tuhan Yesus – Jumat, 29 Maret 2024)

Roma 5:10
“Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya.”

PENDAHULUAN
Paskah adalah peringatan “Pengorbanan Yesus” disalib untuk membebaskan kita dari dosa  agar kita tidak binasa tetapi beroleh hidup yang kekal di dalam “Kerajaan Sorga.”

ARTI PASKAH
Apa yang dimaksud “Sudah Lewat?” Sehubungan dengan arti Paskah yang kita rayakan sebagai orang-orang yang percaya kepada Yesus?

SEJARAH BANGSA ISRAEL
Paskah dirayakan oleh bangsa Israel pada waktu mereka dijajah di Mesir.
– 400 tahun mereka dijajah.
– Mereka menjadi pekerja rodi.
– Mereka disiksa dan dianiaya.
Mereka di jajah Baik secara rohani, jiwani, jasmani.

BEBAS KARENA KORBAN PASKAH
Allah bebaskan Israel dari jajahan Mesir, dengan Korban Paskah, yang artinya “Sudah Lewat.” Bagaimana caranya dan kisahnya?

KORBAN DOMBA, Keluaran 12
* Ay 3-5 Setiap keluarga harus mengambil seekor domba jantan sebagai korban. Domba yang dikorbankan dipilih yang terbaik.
* Ayat 7  Darah domba harus dilabur pada tiang dan ambang pintu.
* Ay 8-11 Seisi keluargaharus ada di dalam rumah dan makan korban paskah bersama.
* Ay 29-30 Malaikat Tuhan keluar pada tengah malam membunuh anak sulung yang rumahnya tidak ada tanda darah.

Ada tangisan di seluruh rumah orang Mesir karena orang Mesir tidak tahu akan pemberitahuan tentang darah domba yang dilaburkan tersebu, hanya orang Israel saya yang tahu. Ada sukacita di seluruh rumah bangsa Israel. Ketika malaikat maut melewati rumah umat Israel dan melihat ada tanda darah di rumah umat Israel. Malaikat Allah  tidak menghukum umat Israel. 

Sejak bangsa Israel dibebaskan dari Mesir, Tuhan perintahkan umat Israel merayakan Paskah secara simbolik ini setiap tahun, sebagai ibadah di hadapan Tuhan.

Keluaran 12:14, secara turun temurun bangsa Israel merayakan Paskah dengan ritual yang sama seperti di Mesir.

RELEVANSINYA
Apakah relevansi “Paskah Israel” dengan “Paskah Pengikut Kristus”? Semua manusia sudah jatuh dalam dosa dan jatuh dalam kekuasaan Iblis. Demikian juga dengan dosa-dosa yang kita buat, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Firman Allah berkata tentang keadaan manusia:
Roma 3:23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.”

Akhir Hidup Manusia:
Roma 6:23a “Sebab upah dosa ialah maut..!” (dihukum selama-lamanya).

SEPERTI BANGSA ISRAEL
Seperti Israel ketika di Mesir, yang dibebaskan oleh korban domba Paskah, demikian juga umat manusia hanya bisa dibebaskan dari dosa dan neraka oleh korban Yesus.

YESUS DIPERKENALKAN SEBAGAI ANAK DOMBA ALLAH
Dari awal zaman, Yesus sudah diperkenalkan sebagai Anak Domba.
-Di Taman Eden, Kejadian 3:21.
-Ibadah pertama, Kejadian 4:3-5a.
-Korban Ishak, Kejadian 22:13.
-Korban Penebus Salah, Imamat 6:17,18.

YESUS DIPERKENALKAN SEBAGAI ANAK DOMBA ALLAH
Yohanes 1:29 “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa isi dunia.”
Yohanes 1:35 “Pada keesokan harinya  Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah.”

MENGAPA YESUS DISEBUT “ANAK DOMBA ALLAH?”
Yesus mati disalib menjadi “Domba Pengganti” bagi seluruh umat manusia.

2 Korintus 5:21 “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.”

Yesus adalah Allah: 
– Yesus tidak pernah berbuat salah, apalagi berbuat dosa.
– Yesus tidak pernah menyentuh dosa dan tersentuh dosa.
– Yesus rela dijadikan dosa karena kita, sehingga oleh kematian Yesus di atas kayu salib
– Kita diampuni dan dinyatakan tidak bersalah tetapi dinyatakan benar di hadapan Allah, sehingga oleh pengorbanan Yesus kita tidak dihukum di dalam maut  yaitu api neraka yang kekal melainkan kita beroleh hak untuk masuk Kerajaan Sorga yang kekal.

YESUS SEBAGAI PENGANTARA
Ibrani 9:22
“Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.”

Di zaman Perjanjian Lama (Taurat), hampir semua proses penyucian dan pengampunan harus dilakukan dengan upacara “Penumpahan Darah.”

Ibrani 9:23
“Jadi segala sesuatu yang melambangkan apa yang ada di sorga haruslah ditahirkan secara demikian, tetapi benda-benda sorgawi sendiri  oleh persembahan yang lebih baik dari pada itu.”

KEMAH SEMBAHYANG TABERNAKEL
Kemah Tabernakel adalah gambaran Rumah Bapa (Sorga). Dan semua alat (perabotnya), sebelum diletakkan di dalam Kemah Tabernakel, harus disucikan atau kuduskan terlebih dulu dengan darah domba.

2 Timotius 2:19-21
Paulus gambarkan manusia ibarat perabot yang Allah ingin taruh di kemah-atau rumah-Nya yang besar yaitu sorga. Kalau semua perabot Tabernakel harus disucikan dengan darah apalagi perabot-Nya (yaitu kita) yang akan ditaruh dalam Tabernakel Yang Kekal yaitu sorga.

Dan, satu-satunya yang bisa menyucikan kita untuk layak berada  di sorga adalah Darah Domba Allah yaitu “Darah Tuhah Yesus.”

TANGGUNG JAWAB ORANG YANG SUDAH DISUCIKAN
Saudara yakin, Saudara adalah perabot yang sudah disucikan oleh darah Yesus? Saudara yakin, pasti ditempatkan di   rumah Tuhan yang mulia di sorga? Apa tanggung jawab kita selama kita hidup di dunia ini?

2 Timotius 2:22
“Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.”

Arsip Catatan Khotbah