Roma 8:14 – “Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.”
Ayat ini memberi penjelasan kepada kita bahwa, Tuhan ingin kita bukan sekedar hidup untuk Tuhan, tetapi hidup bersama Tuhan dalam hal ini Roh Kudus. Banyak orang percaya kepada Tuhan, tetapi tidak semua hidupnya dipimpin oleh Roh Tuhan.
Setiap orang percaya bisa saja :
- Aktif melayani.
- Rajin beribadah.
- Mengetahui banyak hal rohani.
Tetapi tetap menjalaninya dengan kekuatan dan kemampuannya sendiri. Padahal Tuhan tidak memanggil kita untuk hidup sendiri.
Kebenaran Alkitab mengatakan “Yang dipimpin Roh Allah.” Artinya kehidupan orang percaya seharusnya adalah kehidupan yang dipimpin, bukan :
- Hanya oleh logika.
- Hanya oleh perasaan.
- Hanya oleh kebiasaan.
Tetapi harus dipimpin oleh Roh Kudus.
Yohanes 14:16. – “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolomg yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.”
Roh Kudus adalah pribadi Allah yang tinggal di dalam kita, bukan hanya waktu diperlukan saja, tetapi tinggal selama-lamanya dalam hidup kita selama di dunia ini.
Mengapa hidup dipimpin dalam Roh dihubungkan status sebagai anak Allah ?
Galatia 4:6. – “Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru : Ya Abba, ya Bapa !”
Jadi hanya orang-orang yang sudah berstatus anak-anak Allah-lah yang akan dipenuhi oleh Roh Kudus. Dan status ini selanjutnya akan berhubungan dengan hak waris Kerajaan Surga.
Galatia 4:7. “Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak, jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.” Roh Kudus sebagai jaminan kepemilikan kita sebagai ahli waris. 2 Kor 1:22 ; 5:5.
Dalam Roma 8:28 dikatakan: “Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.” Sebagai pemilik kehidupan kita, Roh Kudus akan selalu campur tangan dalam kehidupan setiap orang yang sudah dipenuhi-Nya sebagia milik-Nya.
“Kita tahu sekarang,” Paulus memberi tahu bahwa, pengetahuan hari ini, sekarang itu sangat penting.
Kata “tahu” dalam teks aslinya ditulis OIDAMEN, yang artinya setelah melewati proses mengamati dalam setiap hal yang terjadi dalam kehidupannya, akhirnya sampai pada kesadaran dan pemahaman bahwa kita tahu sekarang bahwa sebenarnya Allah turut bekerja melalui Roh Kudus dalam kehidupan kita untuk mendatangkan kebaikan. Kesadaran dan pemahaman itu sangat penting, karena dari sini kita sadar dan paham betul apa yang Tuhan sedang kerjakan dan tujuan Tuhan dalam kehidupan kita.
Selanjutnya kalimat : bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia.
Target Allah adalah mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia. Allah turut bekerja dalam segala sesuatu, dalam alkitab terjemahan Inggris, dibalik : Segala sesuatu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan.
Kata “segala sesuatu” dipakai kata PASS atau PANTA. Kalimat ini mengacu pada segala sesuatu dalam keseluruhan yang terjadi dalam kehidupan manusia, itu akan membawa kebaikan bagi orang percaya. Jadi sebenarnya tidak ada faktor kebetulan dalam hidup kita. Semua faktor kehidupan yang dialami orang percaya, Roh Kudus akan campur tangan menjadi kebaikan bagi kita. Misal saat kita mengalami tekanan karena dibenci, difitnah, maka dalam kondisi yang menekan ini Roh Kudus akan campur tangan untuk kondisi yang dialami orang yang dipenuhi-Nya itu justru pada akhirnya akan mendatangkan kebaikan bagi kita.
Kalimat selanjutnya : yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Orang yang dimaksud yaitu orang-orang yang sudah ditentukan untuk menjalankan rencana Allah melalui pimpinan Roh Kudus.
Yang menjadi kendala adalah :
- Banyak yang tidak memiliki kesadaran dan pemahaman mengenai hal ini sehingga meraka menolak dipimpin oleh Roh Kudus.
Sekarang yang menjadi pertanyaan bagi setiap orang percaya, apakah yang anda tahu sekarang tentang hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus? Karena hanya mereka yang hidupnya dipimpin oleh Roh Kudus yang disebut anak-anak Allah.