KUASA KEHADIRAN-NYA – Oleh: Pdm. Simon Sitinjak (Ibadah Raya 2-Minggu, 22 Mei 2022)

Kisah Para Rasul 1:3 TB
Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

PENDAHULUAN
Banyak perubahan dalam diri murid-murid saat Yesus mati diatas kayu salib. Ada begitu banyak hal yang berubah pada murid-murid saat itu, diantara mereka ada yang kecewa dan meninggalkan Yerusalem, ada yang sedih atau berdukacita seperti tanpa pengharapan, ada yang mengalami ketakutan, krisis Iman/keraguan, dan meninggalkan panggilan hidup tetapi ada juga yang menyangka bahwa Yesus tidak bangkit tetapi mayatnya di curi orang lain.

Apa yang menjadi tujuan Yesus, dijelaskan di dalam Kisah Para Rasul 1:3 dimana Ia menunjukkan diri, memberi banyak tanda, itu semua sebagai bukti bahwa ia hidup, bahkan Ia menggunakan waktu selama 40 hari sebelum terangkat ke Sorga dikatakan berulang-ulang menampakan diri dan berulang-ulang berbicara tentang kerajaan Allah.

YANG MENJADI TUJUAN YESUS : 

1.    MEMULIHKAN KEADAAN MURID-MURID
Yesus tahu persis yang dialami murid-murid pada waktu itu, tetapi inilah yang dilakukan Yesus saat ia menampakan diri menyatakan bahwa Ia hidup supaya :

•    Melenyapkan ketakutan. 
Yohanes 20:19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera  bagi kamu!  “

•    Meyakinkan iman yang ragu. 
Yohanes 20:25 Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: “Kami telah melihat Tuhan!” Tetapi Tomas berkata kepada mereka: “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya. Delapan hari kemudian Yesus menampakan diri kembali kepada murid-murid dan Tomas juga ada disitu. 

Yohanes 20:27-28 Kemudian Ia berkata kepada Tomas: “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Tomas menjawab Dia: “Ya Tuhanku dan Allahku!”

•    Menghibur, memberi harapan bagi yang bersedih 
Yohanes 20:15  Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?” Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.” 

•    Memulihkan kekecewaan 
Lukas 24:20 Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami  telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. 21. Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel.  Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari,  sejak semuanya itu terjadi.  22. Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami:  Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur,  23. dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup.  24. Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat.”

•    Memperbaharui panggilan para murid 
Yohanes 21:16 Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu  , maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. 17. Maka murid yang dikasihi  Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.” Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

Lukas 5 :4 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.”  Ayat 6. Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.  Ayat 7. Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.

Kesimpulan
Yesus menampakan diri berulang-ulang untuk menyatakan bahwa Ia hidup dan hidup untuk selama-lamanya dan dari kehidupan-Nya Ia mau hadir dan menemui setiap murid-Nya, orang percaya dan ketika Dia hadir maka ada pemulihan yang Ia kerjakan.

2.    KERAJAAN ALLAH
Ketika Yesus berbicara terus tentang kerajaan Allah, ada murid beranggapan bahwa kerajaan yang dimaksud adalah pemulihan kerajaan Israel pada waktu itu, dimana Israel dalam keadaan dijajah oleh bangsa Romawi dan mereka bertanya di Kisah Para rasul 1:6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan  kerajaan bagi Israel?” tetapi dari jawaban ayat 7-8 Yesus menjawab mengarah kepada dua masa yaitu kerajaan masa depan dan kerajaan masa kini.

Kerajaan masa yang akan datang adalah kerajaan yang Yesus janjikan untuk kita hidup berkerajaan dan memerintah bersama-sama dengan Yesus dalam kerajaan yang kekal dan Yesus berkata untuk masa dan waktunya murid-murid tidak perlu tahu.

Dan yang kedua adalah kerajaan Allah masa kini yang dimaksud adalah:
–    Keselamatan jiwa-jiwa. Lukas 13:29  Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.

Lukas menulis ini untuk orang-orang Yahudi dan orang-orang non Yahudi, di awal percakapan ini ada orang bertanya seberapa banyak orang yang diselamatkan? Apakah sedikit saja? Tetapi Yesus terang-terangan mengatakan kepada mereka bahwa untuk menjadi pengikut Yesus harus berjuang, dalam bahasa yunani arti berjuang disana menggunakan makna bergulat. Artinya menjadi orang kristen tidaklah gampang, harus bertahan dalam segala keadaan mempertahankan iman, setelah itu Yesus juga menjelaskan bahwa keselamatan adalah pintu untuk masuk dalam kerajaan Allah, dan  pintu keselamatan itu yang dibukakan kepada seluruh bangsa yang mau datang percaya kepadaNya untuk masuk dan duduk makan di dalam kerajaan Allah. Perhatikan ayat 25 Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: Tuan, bukakanlah kami pintu! dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.

Saudaraku, Pintu keselamatan masih dibukakan bagi kita, jangan sampai pintu itu tertutup barulah kita datang kepada Yesus. Kita yang sudah diselamatkan mari beritakan kabar keselamatan ini kepada saudara, keluarga, rekan-rekan kerja kita.

Kisah Para Rasul 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu,   dan kamu akan menjadi saksi-Ku  di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria  dan sampai ke ujung bumi.

Matius 28:19  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa  murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 

Matius 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu  senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

–    Iman yang bertumbuh dan membangun,  Lukas 13:18 Maka kata Yesus: “Seumpama apakah hal Kerajaan Allah dan dengan apakah Aku akan mengumpamakannya? 13:19 Ia seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di kebunnya; biji itu tumbuh dan menjadi pohon dan burung-burung di udara bersarang pada cabang-cabangnya.  13:20 Dan Ia berkata lagi: “Dengan apakah Aku akan mengumpamakan Kerajaan Allah? 13:21 Ia seumpama ragi  yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya. “

Pada perikop Lukas 13: 18-21 kita menemukan pertanyaan dari Yesus tentang Kerajaan Allah yang dijawab dan dijelaskan sendiri oleh-Nya, yaitu bahwa Kerajaan Allah seperti biji sesawi dan juga seperti ragi. Penjelasan ini membuat mereka yang mendengarkan Dia jadi mengerti tentang Kerajaan Allah.

Apakah sesungguhnya hal rohani yang dapat kita pelajari dari biji sesawi dan ragi ini?
Biji sesawi merupakan biji yang sangat kecil, tetapi jika dia jatuh ke tanah, maka biji ini kemudian akan tumbuh menjadi sebuah tanaman yang besar di mana burung-burung pun dapat bersarang di atasnya (Matius 13:32). 

Tuhan Yesus memakai contoh biji sesawi yang kecil ini untuk menggambarkan tentang iman orang percaya kepada Tuhan yang bertumbuh. Iman percaya kita yang kecil akan bertumbuh dalam menghadapi pergumulan hidup, sehingga akhirnya menjadi besar dan dapat menolong mereka yang sedang lemah imannya. 

Biji sesawi juga dapat digambarkan sebagai Gereja Tuhan atau orang beriman yang seringkali dianggap sebagai minoritas, tetapi kalau saja mereka mau memaksimalkan fungsi dan perannya dalam dunia, maka kehadirannya dapat menjadi berkat bagi orang lain.

Gambaran lain tentang Kerajaan Allah yang dikatakan oleh Yesus adalah seperti ragi yang mengkhamiri adonan sehingga berkembang dan dapat dibuat menjadi roti, makanan bagi mereka yang lapar. 

Demikian juga, orang beriman dapat menjadi seperti ragi yang mengkhamiri orang berdosa yang tidak percaya, yang seharusnya binasa dibuang ke dalam neraka, sehingga menjadi percaya, diselamatkan dan menjadi berkat bagi jemaat Tuhan. Ragi adalah agen transformasi yang fungsinya sama seperti garam.

Sebagai orang-orang beriman, biarlah hidup kita menjadi seperti biji sesawi dan seperti ragi yang berguna untuk membangun Kerajaan Allah di dunia ini, yaitu sebuah keadaan di mana Allah menjadi pemerintah yang abadi dan yang memimpin orang percaya masuk ke dalam kekekalan di dalam sorga mulia yang telah disediakan-Nya bagi kita semua.

–    Kuasa Roh kudus.  1 korintus 4:20 Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari  perkataan, tetapi dari kuasa.
Kisah para Rasul 1:4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa , yang — demikian kata-Nya — “telah kamu dengar  dari pada-Ku. 1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air,   tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus. Ayat 8” Tetapi kamu akan menerima kuasa , kalau Roh Kudus turun ke atas kamu.

Disela-sela Yesus menjelaskan tentang kerajaan Allah dan menjawab pertanyaan murid tentang kerajaan Allah maka Yesus mengingatkan mereka bahwa kamu akan menerima kuasa kerajaan Allah, menikmati kerajaan Allah saat Roh kudus turun ke atas kamu. Artinya Roh kudus adalah Pribadi Allah sendiri yang diberikan kepada kita saat ini dan itu adalah hal yang penting yang diberitakan Yesus berulang-ulang tentang kerajaan Allah yaitu Roh kudus bertahta dan memerintah atas hidup orang percaya yang memberikan kita kemampuan dan kesanggupan supranatural untuk kita menjadi saksi, hidup dalam kebenaran dan menikmati kuasa kerajaan Allah di bumi ini : ada damai sejahtera dan sukacita Allah di dalam diri kita.

Roh kudus diberikan kepada mereka yang percaya dan rindu, mereka yang taat dan setia menantikan Yesus berpesan kepada murid-murid untuk tidak meninggalkan Yerusalem untuk menantikan janji Bapa dan janji itu digenapi dalam diri murid-murid yang dengan tekun berdoa dan setia. Kita melihat kisah para rasul ini menceritakan bagaimana kuasa kerajaan Allah itu bekerja dalam diri para murid dan pelayanan yang mereka kerjakan, sekalipun tantangan begitu berat dan sulit tetapi Roh kudus memampukan mereka mengadakan banyak mukjizat, membawa jiwa bagi Tuhan, hidup didalam kebenaran dan msih bayak lagi.

KESIMPULAN
Jika ini diulang-ulang diberitakan oleh Yesus selama 40 hari setelah kebangkitannya artinya ini adalah perkara yang sangat penting bagi murid-murid, dan bagi kita orang percaya bahwa: Yesus membuktikan bahwa Ia hidup dan kehadirannya memulihkan keadaan murid-murid, kehadirannya memulihkan keadaan setiap kita dan bahwa kerajaan Allah, kita akan nikmati baik dimasa depan maupun saat ini yaitu kuasa kerajaan Allah yang dikerjakan oleh Roh Kudus saat ini yang memampukan kita untuk bersaksi tentang keselamatan, menolong kita untuk bertumbuh dan mengembangkan kerajaan Allah di dunia ini  serta menikmati kuasa kerajaan Allah setiap hari dalam diri kita.

Persiapkan diri saudara untuk mengalami pemulihan yang dikerjakan oleh Yesus dan persiapkan diri saudara untuk selalu dipenuhi dan dipimpin Roh kudus. Amen

Arsip Catatan Khotbah