MELAKUKAN KEHENDAK BAPA – Oleh: Pdt. Henry Naibaho – Bitung (Ibadah Raya 3 – Minggu, 30 Oktober 2022)

MATIUS 7:21-23

Matius 7:21
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Matius 7:22
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

Matius 7:23
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

PENDAHULUAN
Banyak orang Kristen yang hanya memutar lagu rohani, menyanyikan lagu rohani dan mengenakan perhiasan rohani semuanya itu hanyalah hiasan belaka, namun hati mereka tidaklah sungguh-sungguh dekat dengan Tuhan, karena mereka masih melakukan hal-hal yang menyimpang, yang tidak berkenan pada Tuhan. Setiap kita diselamatkan oleh KASIH KARUNIA Allah. Namun kehidupan di dalam TUHAN juga merupakan sebuah PERJUANGAN.

Dalam perjalanan hidup ini, ada 3 hal penting yang harus kita miliki.

3 HAL PENTING YANG PERLU KITA MILIKI :
1. Berjuang untuk mengenal siapa Tuhan
2. Berjuang untuk mengenal siapa diri kita / gambar diri
3. Berusaha mengerti rencana Tuhan dalam hidup kita

Yeremia 9:23 
Beginilah firman Tuhan : ”Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, 

Yeremia 9:24
tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.”

”MEMILIKI KARUNIA ROH DALAM PELAYANAN, BUKAN SUATU JAMINAN UNTUK KITA DAPAT DIKENAL OLEH TUHAN” (Matius 7:22-23)
Ayat ini menjelaskan bahwa ada beberapa orang yang membangun panggung untuk diri mereka sendiri di dalam mereka melayani Tuhan.

”Aku tidak mengenal kamu..” (Matius 7:23)

●Kata ”mengenal” Bahasa Yunaninya = ”Epiginosko” artinya Aku tidak intim dan tidak menikmati engkau. (hal ini menyangkut sikap hati kita)

Apa yang dimaksud melakukan kehendak Bapa?
●Melakukan kehendak Bapa tidak dapat dipisahkan dengan pentingnya kita memahami maksud dan tujuan Tuhan menyelamatkan kita, yaitu :

TUJUAN TUHAN MENYELAMATKAN KITA
1. Mengembalikan setiap orang percaya kepada rancangan Allah dalam menciptakan manusia. (Kejadian 1:26-27)
”Berfirmanlah Allah: ”Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,..”

Mengapa perlu dikembalikan?
● Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Roma 3:23
●“Kehilangan” – Hustereo (Yun) : Berkurang, menjadi tidak sampai, cth : korsleting pada listrik.
Kemuliaan Allah (Gambar/Tselem dan rupa/Demuth) dalam diri manusia berkurang kualitasnya, yaitu kualitas pikiran, perasaan, kehendak serta kesempurnaan kesucian Allah. Manusia telah melenceng, menjauh dari Tuhan dan rencana-Nya.

2. Menjadikan setiap orang percaya ’The man of God”. Dari manusia bertabiat daging menjadi Ilahi.
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 2 Korintus 5:17

Kata ”Baru” Kainos (Yun) = Baru dari sisi bentuk dan kualitas.
●Menjadi serupa seperti Kristus (Roma 8:29).
●Memiliki pikiran dan perasaan seperti dimiliki Yesus (Filipi 2:5-8)

Apakah karakter Kristus?
– Rela untuk melepas hak.
– Hidup dalam kerendahan hati
– Hidup dalam ketaatan
– Hidup dalam kasih yang rela berkorban

Kesimpulan
Jadi hidup melakukan kehendak Bapa adalah ketika kita mau melakukan kehendak-Nya. Mengasihi seperti Yesus mengasihi kita (Yoh 15:9-17).

Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Kolose 3:12

Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. Kolose 3:13

Arsip Catatan Khotbah