Wahyu 13:1-10
PENDAHULUAN
Sejak zaman Perjanjian Lama, Daniel 7:1-28 telah dinubuatkan akan muncul empat Orang Penguasa Dunia yang telah dan akan menguasa dunia sesuai dengan zamannya.
- Penguasa Dunia I, II dan III telah dinyatakan dan ketiga penguasa dunia ini dinyatakan sebelum Yesus dilahirkan.
- Sedangkan Penguasa Dunia Ke-4 yaitu Antikristus, akan dinyatakan di akhir zaman, saat Penguasa Dunia Ke-4 yaitu Antikristus menyatakan diri di dunia ini.
WAKTU SEBELUM DAN SESUDAH MASEHI

Wahyu 13:1
“Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduk-nya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.”
Wahyu 13:2
“Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya,dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.”
- Penguasa Ke-4, yaitu Antikristus
Seperti ke-3 penguasa yang telah muncul dan ketiga penguasa itu digambarkan dengan gambaran seekor binatang buas. Begitu juga Penguasa Ke-4 yaitu Antikris-tus digambarkan seekor binatang buas. - Bertanduk 10
Adalah suatu gambaran bahwa Penguasa Ke-4 yaitu Antikristus didukung oleh 10 kekuatan kerajaan besar dan kuat di bidang politik, ekonomi, keuangan dan bidang lainnya yang ada di dunia ini. - Berkepala 7 dengan 7 Mahkota
Dari 10 negara besar yang menjadi pendukung Antikristus, ada 7 pemimpin negara besar yang mendapat kepercayaan besar dari Penguasa Dunia Ke-4, yaitu Antikristus dilibatkan mengatur dan menguasai dunia. - Serupa Macan Tutul, Beruang dan Singa.
Ini bukan berarti Penguasa Ke-4 yaitu Antikristus, adalah binatang atau monster. Gambaran ini menjelaskan Antikristus atau Penguasa Dunia Ke-4 adalah seorang manusia buas; ganas, bernaluri binatang yang tidak berperikemanusiaan. - Macan Tutul, adalah gambaran kinerja Antikristus yang begitu cepat dalam masa kerjanya selama 3,5 tahun. Sedangkan…
- Beruang, ialah gambaran kekuasaan dan kekuatan Antikristus yang amat berkuasa dalam menguasai umat manusia di dunia.
- Singa, adalah gambaran perintah atau profokasi Antikristus. Sehingga tidak ada orang atau penguasa di dunia ini yang berani melawan atau membantah apalagi menentang Antikris,yaitu si Penguasa Dunia Ke-4.
Wahyu 13:3
“Maka tampaklah kepadaku suatu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.”
- Penguasa Dunia Ke-4, yaitu Antikristus, didukung oleh 7 kepala negara terkemuka di muka bumi yang digambarkan dengan 7 mahkota di atas kepalanya.
- Salah satu dari 7 tokoh utama yang sangat diandalkan dalam kondisi kritis sebab nyaris mati akibat luka dari kelompok yang menentang.
- Situasi ini membuat semua pihak yang mendukung Antikristus cemas.
Wahyu 13:3c
“Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya…”
Diluar nalar manusia, tokoh penentu itu luput dari kematian dan pulih 100% dan dampaknya seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu, Antikristus. Sejak saat itu tidak ada lagi lawan atau penentang Antikristus. Tetapi semua penduduk dunia mendukung Anti-kristus! Kecuali Pengikut Yesus.
Wahyu13:4a
Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang (Antikristus) itu.
Tanpa ada yang memberi perintah, seluruh penduduk dunia secara spontan mengikut dan menyembah Iblis.
Wahyu 13:4b “Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
Manusia, tidak hanya menyembah Iblis! Tetapi, mereka menyembah Antikristus dan mensetarakan Antikristus, Iblis dan Allah.
“Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?”
Tidak ada seorang manusiapun yang layak menerima ucapan pujian seperti ini.
Wahyu 13:5
“Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.”
Siapa yang memberi kuasa kepada Antikristus, sehingga Antikristusbertindak sebagai penguasa dunia dan memakai mulutnya dengan sombong dan hujat? Jawabnya adalah Iblis!
KESIMPULAN
Pengikut Yesus Yang Sejati, yaitu Gereja Sempurna yang akan diluputkan dari kuasa Antikristus, adalah pengikut Yesus yang mulutnya kudus dari kesombongan dan hujat, Yakobus 3:2.
YANG DIHUJAT ANTIKRISTUS DAN PENGIKUTNYA
Wahyu 13:6
“Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.”
Ada 3 (tiga) sasaran hujatan Antikristus dan pengikutnya, antara lain:
1. Allah
Allah yang dimaksud di sini adalah Allah Bapa, yang dari dalam-Nya segala sesuatu berasal Maleakhi 2:10; Matius 23:9.
2. Nama-Nya
Yang dimaksud Nama-Nya atau Nama Allah yaitu Nama Bapa,dan Nama itu adalah: Tuhan Yesus Kristus. Sebab Yesus dan Bapa adalah satu, Yohanes 10:30.
3. Nama Kemah Kediaman-Nya
1 Korintus 3:16 dikatakan:“Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?”
- Ketika kita seorang diri, hati kita adalah kemah atau tempat kediaman Allah.
- Ketika kita bersama dalam perhimpunan ibadah, Yesus ada di antara kita.
- Sebab itu jangan heran, sebagai orang percaya, kita adalah sasaran hujatan Iblis.
- Tetapi kita tidak perlu takut sebab, Yesus menjaga, melindungi dan memberkati kita, kemah-Nya atau Gereja-Nya.
Wahyu 13:7
“Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.”
- Pada saat Penguasa Dunia Ke-4 yaitu Antikristus memerintah di dunia, Antikristus diperkenankan atau diberikan kewenangan untuk memerangi dan mengalahkan orang kudus, yaitu pengikut Yesus.
ORANG-ORANG KUDUS
Siapakah yang dimaksud orang kudus, yang akan diperangi oleh Penguasa Ke-4, yaitu Antikristus? Orang kudus, yang akan diperangi Antikristus adalah orang Kristen yang tidak turut disingkirkan pada saat penyingkiran Gereja Sempurna ke Padang Gurun. Sebab itu, kita jangan hanya sekedar jadi orang Kristen, tapi kita harus bertumbuh menjadi serupa dengan Yesus.
Rom 8:29 “Sebab seorang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dgn gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.”
Yang dimaksud jadi serupa dengan Yesus di ayat ini, bukan tampilan dan gaya kita. Tapi, cara hidup dan karakteristik kita menjadi sama seperti Yesus.
KUALITAS ROHANI PENGIKUT YESUS
2 Petrus 1:5-8

Wahyu 13:8
“Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.”
- Karena begitu berkuasanya si Penguasa Dunia Ke-4 yaitu Antikristus disegala bidang kehidupan (ekonomi, keuangan, perda-gangan, agama dan lain sebagainya).
- Maka semua orang yang ada di dunia baik suku, bangsa dan bahasa, menundukkan diri dan menjadikan si Penguasa Dunia Ke-4, yaitu Antikristus sebagai Tuhan.
- Dan siapakah mereka…?
- Mereka adalah orang-orang yang namanya tidak tertulis (tercatat) dalam Kitab Kehidupan Dari Anak Domba, yaitu Tuhan Yesus Kristus.
Bila ada orang Kristen, alami siksa Antikristus lalu menyangkal Yesus, nama orang itu akan dihapus dari dalam Buku Kehidupan. Konsekwensinya…
Wahyu 20:15 “Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.”
Karena si Penguasa Dunia Ke-4, yaitu Antikristus ialah suatu hal yang pasti, maka firman Allah mengingatkan kita dalam:
Wahyu 13:9 “Barangsiapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!”
Sebab, bila pada saat si Penguasa Dunia Ke-4, yaitu Antikristus menjadi penguasa di dunia ini, dan kita tidak turut disingkirkan ke Padang Gurun, maka tidak ada pilihan lain bagi kita, kita harus hadapi.
Wahyu 13:10
“Barangsiapa ditentukan untuk ditawan, ia akan ditawan; barangsiapa ditentukan untuk dibunuh dengan pedang, ia harus dibunuh dengan pedang. Yang penting di sini ialah ketabahan dan iman orang-orang kudus.”