5 Pertanyaan (Question of Life) bagian 4 – oleh Pdt. K. Hani Paulus (Ibadah Raya 2 – Minggu, 19 Maret 2023)

5 Pertanyaan (Question of Life) → Menemukan maksud & tujuan Tuhan tg Hidup Kita: → Dia sdh memutuskannya → Final → Selesai → tergantung kita menjalaninya → Apakah mengetahuinya atau tidak? → Kita memilih untuk menjalaninya atau tidak? → Menentukan kita sampai menyelesaikannya atau tidak

  • 5 Pertanyaan ini sangat penting
  • 5 pertanyaan ini mengontrol setiap perilaku manusia di dunia ini.
  • Setiap orang di bumi ini ( hampir 8 milyar ), apa yang dilakukan mereka, sadar atau tidak, dimotivasi oleh 5 pertanyaan ini.

5 Pertanyaan tentang Hidup ini, akan sangat menolong kita menemukan Maksud dan Tujuan Tuhan dalam hidup kita.

  1. Siapakah Aku? Identitas – identitas Sejati – Kita adalah anak-anak Allah
  2. Darimana Aku berasal? Sumber – Dari Atas (Sorga)
  3. Kenapa Aku ada disini? Eksistensi – Keberadaan kita di bumi ini, Ut apa? Kenapa Keberadaan kita di bumi ini penting?
    a. Untuk memberikan Kemajuan, Progres, Keuntungan bagi orang lain
    b. Dependen, Independen dan Interdependen
  4. Apa yang dapat aku lakukan?  Potensi
  5. Kemana Aku akan pergi? Destinasi (Yesus Tahu semua) 

Sekarang kita bahas yang ke-4: Apa yang dapat Aku lakukan?
Tuhan memberikan Potensi kepada semua manusia (Kekuatan, kapasitas, kemampuan, kesanggupan), khususnya orang Percaya.
Filipi 4:13  Segala perkara dapat kutanggung (dimampukan) di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.  
1Co 10:13  Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. 
Tujuannya untuk mengembangkan otot-otot manusia Rohani. Tuhan tidak akan menuntut sesuatu yang tidak ada pada kita → Dialah Pencipta kita.

  • Dia beri kita potensi bukan hanya untuk menanggung masalah dan pencobaan. Dia memperlengkapi kita juga dengan Potensi untuk segala sesuatu yang berguna untuk hidup (Jasmani) dan ukesalehan (Rohani)
    2Pet 1:3  Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. 
    Tujuannya untuk menyelesaikan panggilan hidup kita ( Pertanyaan no. 3- untuk apa Kita ada di sini) 
  • Tuhan tidak pernah menghadirkan kita di bumi ini tanpa menaruh panggilan-Nya dalam hidup kita (menyadari Panggilan ilahi → dalam bentuk impian, menjadi seseorang yang berguna, bermanfaat bagi dunia, bagi negara, bagi kota, bagi komunitas, bagi keluarga untuk kemuliaan Tuhan)
    Untuk memenuhi Panggilan, DIA memberikan potensi kepada Abram.

Kejadian 12:1  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 

Kejadian 12:2  Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. 

Kejadian 12:3  Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” 

Panggilan ilahi bagi Abraham: Engkau menjadi berkat.
Potensi: Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur

  • The Call of Gideon → Memimpin Israel untuk mengalahkan Midian
    Hakim 6:11-12  Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur agar tersembunyi bagi orang Midian. Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: “TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.” → POTENSI.
    Mat 20:28  sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” 
    Yesus tahu panggilan hidupnya: yaitu untuk melayani sampai memberikan nyawa, sepenuh Potensinya dipakai untuk menyelesaikannya.
  • Panggilan Hidupnya Paulus
    Kisah Para Rasul 20:20  Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu,

Kisah Para Rasul 20:24 (TB)  Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah. 

POTENSI PAULUS
Kisah Para Rasul 20:34-35 (TB)  Kamu sendiri tahu, bahwa dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku.

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.” → generosity → kristen yg dewasa

  • Potensi yang tidak dipergunakan → Berhutang dengan Pencipta kita dan generasi anak-anak kita.
    Jahat dan malas. Tragedi jika mati dengan potensi yang belum dimanfaatkan, masih terkubur.
Arsip Catatan Khotbah