SANGKAKALA KE EMPAT: PENYINGKIRAN GEREJA KE PADANG GURUN – Oleh Pdt. J.S. Minandar (Ibadah Raya 1 – Minggu, 19 Juni 2022)

Wahyu 8:12,13

PENDAHULUAN
Kedatangan Yesus kedua kali didahului dengan tanda-tanda berupa:
– Pembukaan ketujuh Meterai Allah dan
– Peniupan ketujuh Sangkakala Allah.

Bila digambarkan, kira-kira seperti inilah susunan/urut-urutannya:

Secara garis besar saya sudah jelaskan kepada Saudara tentang wujud penggenapan Meterai I sampai dengan Meterai VII, sedangkan penyingkiran Pengikut Yesus Yang Sejati yaitu Gereja Sempurna ke padang gurun, akan didahului dengan peristiwa peniupan Sangkakala I, II dan Sangkakala III, antara lain sebagai berikut :

SANGKAKALA I, Wahyu 8:7
“Lalu malaikat yang pertama meniup sangkakalanya dan terjadilah hujan es, dan api bercampur darah; dan semuanya itu dilemparkan ke bumi; maka terbakarlah sepertiga dari bumi dan sepertiga dari pohon-pohon dan hanguslah seluruh rumput-rumputan hijau.”

Wujud penggenapan Peniupan Sangkakala Pertama, adalah berupa:
– HUJAN ES dan API bercampur DARAH yang dicurahkan ke atas bumi, yang mendatangkan bencana di bumi karena sepertiga bumi yaitu pohon-pohonan dan rumput-rumput hangus terbakar oleh sebab malapetaka tersebut.

PENIUPAN SANGKAKALA II, Wahyu 8:8,9
“Lalu malaikat yang kedua meniup sangkakalanya dan ada sesuatu seperti gunung besar, yang menyala-nyala oleh api, dilemparkan ke dalam laut. Dan sepertiga dari laut itu menjadi darah, dan matilah sepertiga dari segala makhluk yang bernyawa di dalam laut dan binasalah sepertiga dari semua kapal.”

Wujud penggenapan Peniupan Sangkakala Kedua adalah berupa:
– Sesuatu yang berbentuk seperti gunung yang besar yang beryala-nyala oleh api dilemparkan ke laut yang mengakibatkan sepertiga dari laut jadi darah, sehingga matilah sepertiga makhluk hidup yang ada di dalam laut dan seperti dari semua kapal di laut punah.

Perlu Saudara tahu bahwa suatu yang seperti gunung besar itu, secara rohani adalah saat munculnya tokoh NABI PALSU di akhir zaman,yang akan membantu Antikristus selama masa 3,5 tahun yang menyesatkan bangsa-bangsa di bumi agar semua jadi pengikut Antikristus.

SANGKAKALA III, Wahyu 8:10,11
“Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar, menyala-nyala seperti obor, dan ia menimpa sepertiga dari sungai-sungai dan mata-mata air. Nama bintang itu ialah Apsintus. Dan sepertiga dari semua air menjadi apsintus, dan banyak orang mati karena air itu, sebab sudah menjadi pahit.”

Dan wujud penggenapan Peniupan Sangkakala Ketiga adalah peristiwa:
– Jatuhnya sebuah bintang besar yang menyala-nyala seperti obor menimpa sepertiga bumi. Sehingga sungai-sungai dan mata-mata air dan sepertiga sungai-sungai dan mata-mata air jadi apsintus atau pahit dan mengakibatkan kematian banyak orang akibat air pahit itu.
– Secara rohani, bintang besar yang jatuh dan memahitkan sungai-sungai dan mata-mata air itu tidak lain adalah munculnya tokoh ANTIKRISTUS yang akan menjadi seorang penguasa dunia ini selama 3,5 tahun.

SASARAN PERTAMA ANTIKRISTUS
Sebelum Antikristus bertindak sebagai seorang penguasa dunia, yang pertama Anti-kristus lakukan dicatat dalam Wahyu 12:1-6.
Pertanyaannya: Siapa yang dimaksud seorang perempuan di dalam kitab Wahyu 12:1 ini? Seorang Perempuan yang dimaksud ayat ini:
– Bukan satu orang tapi suatu gambaran/analogi dari himpunan orang percaya atau pengikut Yesus yang bukan sekedar orang Kristen. Yang dimaksud ialah Pengikut Yesus Yang Sejati yaitu Gereja Yang Sempurna; Mempelai Wanita Kristus atau Hawa Yang Akhir, sebagaimana Paulus jelaskan dalam Efesus 5:23.

APA YANG TELAH DILAKUKAN ANTIKRISTUS TERHADAP ORANG PERCAYA?
Wahyu 12:4 “Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melempar-kannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.”

  • Sukses kerja roh Antikristus dan kuasa Antikristus sangat luar biasa.
  • 1/3 bintang yaitu 1/3 orang-orang percaya berhasil Antikrist seret dan jatuhkan.
  • Tetapi Antikristus belum puas, ia berusaha untuk menyeret orang-orang percaya yang hidup di akhir zaman.

Wahyu 12:6 “Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.”

Tapi Antikristus tidak bisa menguasai Pengikut Yesus Yang Sejati yaitu Gereja Yang Sempurna; Mempelai Wanita Kristus; Hawa Yang Akhir.

LARI KE PADANG GURUN
Di ayat 6 dikatakan Perempuan yaitu Pengikut Yesus Yang Sejati atau Gereja Yang Sempurna atau Mempelai Wanita Kristus atau Hawa Yang Akhir dapat melepaskan diri dari sasaran Antikristus dengan cara yaitu meluputkan diri ke padang gurun.

Pertanyaan:
Dengan sarana apa, Perempuan yang adalah Pengikut Yesus Yang Sejati atau Gereja Sempurna, yaitu Isteri/Mempelai Wanita Kristus itu bisa lolos diri dari sasaran Antikristus?

Wahyu 12:14
“Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.”

Ayat ini secara jelas menerangkan kepada kita bahwa Pengikut Yesus Yang Sejati, yaitu Gereja Yang Sempurna; yaitu Isteri / Mempelai Wanita Kristus bisa meloloskan diri dari kuasa Antikristus bukan dengan upayanya sendiri atau dengan kuat dan gagahnya.Tetapi ayat ini secara jelas menjelaskan bahwa Pengikut Yesus Yang Sejati; Gereja Yang Sempurna; yaitu Isteri atau Mempelai Wanita Kristus bisa meloloskan diri dari kekuasaan Antikristus bukan dengan usahanya sendiri atau dengan kuat dan gagahnya. Tetapi karena kedua sayap dari burung nasar yang besar yaitu Roh Kudus dua kali ganda. Itu sebabnya…

PENIUPAN SANGKAKALA KEEMPAT
Pada peniupan Sangkakala IV, Wahyu 8:13 dikatakan: “Lalu aku melihat: aku mendengar seekor burung nasar terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: “Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.”

Apa yang dimaksud dengan seekor burung nasar terbang di tengah langit? Yaitu:
– Orang-orang percaya yang hidupnya telah dilengkapi dengan kuat kuasa Roh Kudus dua kali ganda dan disingkirkan ke padang gurun untuk terhindar dari kekuasaan Antikristus.

KESIMPULAN
Bukan saatnya lagi bagi kita untuk bersantai ria atau asal-asalan dalam pengiringan kita kepada Yesus. Kita harus jadi: Pengikut Yesus Yang Sejati, supaya pada waktu masa Pemisahan Gereja nanti kita terpilih dan masuk dari bagian: Gereja Yang Sempurna; Mempelai atau Isteri Kristus yaitu Hawa Yang Akhir.

Arsip Catatan Khotbah